Pembelajaran Individual pada Anak Disgrafia Usia Dewasa (Studi Kasus Mahasiswa di Kota Tangerang Selatan)

  • Rai Bagus Triadi Universitas Pamulang
  • Hilda Hilaliyah Universitas Indraprasta PGRI
Keywords: pembelajaran individual, siswa disgrafia, usia dewasa

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan kebahasaan yang dimiliki oleh seorang individu, khususnya pada keterampilan menulisnya. Seorang individu pada usia dewasa seharusnya sudah mempunyai keterampilan menulis yang baik, walaupun tidak rapi namun dapat terbaca. Hal ini berbeda dengan pengalaman yang peneliti temukan pada seorang mahasiswa yang berusia dewasa. Mahasiswa tersebut mengalami permasalahan pada keterampilan menulisnya, khususnya terkait cara menulis terlihat pada bentuk tulisan yang tidak terbaca, banyak huruf yang hilang, dan penulisan bentuk huruf yang tidak tepat. Berdasarkan uraian tersebut pada penelitian ini peneliti berupaya mendeskripkan keterampilan menulis anak disgrafia usia dewasa. Selain itu berdasarkan temuan tersebut, peneliti akan menyusun sebuah model pembelajaran individual yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan khusus studi kasus. Pendekatan ini digunakan untuk memperlihatkan hasil temuan yang terdapat pada subjek penelitian yang nantinya dijadikan dasar sebagai rancangan pola pembelajaran individual. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan bahwa terdapat lima kriteria permasalahan keterampilan menulis pada subjek penelitian, yaitu 1) bentuk tulisan sulit dibaca, 2) terdapat penghilangan huruf, 3) terdapat penambahan huruf, 4) jarak antar huruf tidak beraturan, dan 5) penulisan huruf bercampur. Setelah Pembelajaran individual dilakukan seorang pengajar akan mengetahui secara rinci terkait dengan permasalahan yang dihadapi dan dapat merencanakan bentuk penangannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhadiah, S. Maidar G. Arsyad. dan Sakura H. Ridwan (1987). Pembinaan Keterampilan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: CV Manasco.

Abdurrahman, M. (2012). Anak Berkesulitan Belajar . Jakarta: Rineka Cipta.

Berninger, et all. (2006). Comparison of Pen and Keyboard Transcription Modes in Children with and without Learning Disabilities. Artikel tersedia pada https://doi.org/10.2307%2F27740364

Brown, H. D. (2004). Language Assessment: Principles and Classroom Practices. White Plains, New York: Pearson Education.

Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching (Fifth Edition). White Plains, NY: Pearson Education, Inc.

Davis, G. A. (2006). Anak Berbakat dan Pendidikan Keberbakatan. Jakarta: Indeks.

Delphie, B. (2006). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Refika Aditama

Eggen, P. and Kauchak, D. (2010). Educational Psychology Windon On Classrom. Pearson: London.

Kendell, J. and Stefanyshyn, D. (2012). Supporting Written Output Challenges with Technology. diunduh 6 September 2015 dari http:// etec.ctlt.ubc.ca/510wiki/Supporting_Written_Output_Challenges_with_Tec hnology

Lerner, J.W. (2000). Learning Disabilities. Edisi 9, Boston: Houghton Mifflin Company.

Santrock, J. W. (2004). Psikologi Pendidikan. Edisi Bahasa Indonesia Terjemahan.

Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan Educational Psychology. Jakarta: Salemba.

Tarigan, D. (1986). Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya. Nusa Indah. Flores.

Published
2024-11-19
How to Cite
Rai Bagus Triadi, & Hilaliyah, H. (2024). Pembelajaran Individual pada Anak Disgrafia Usia Dewasa (Studi Kasus Mahasiswa di Kota Tangerang Selatan). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 4(4), 752-762. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1021
Section
Articles