Perubahan Sosial pada Budaya Pamali dengan Mitos dan Fakta dalam Masyarakat di Indonesia

  • Andi Ima Kesuma Universitas Negeri Makassar
  • Hamka Hamka Universitas Negeri Makassar
  • Parham Taufik Universitas Negeri Makassar
Keywords: Perubahan Sosial, Pamali, Mitos, dan Fakta

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mempelajari berbagai bentuk-bentuk budaya pamali yang mitos dan fakta dalam masyarakat di Indonesia dan dinamika faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial terhadap budaya pamali dalam mitos atau fakta pada masyarakat di Indonesia. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Teknik pengumpulan data dan teknik analisis data yang dilakukan adalah pencarian literatur yang sesuai dengan topik pembahasan, menyaring literatur-literatur, menganalisis terhadap isi literatur, dan menyusun hasil analisis dalam artikel yang mencangkup ringkasan literatur. Hasil penelitiannya adalah bentuk-bentuk budaya pamali antara mitos dan fakta yang ada dalam masyarakat  di Indonesia sebagai berikut yakni a). Larangan untuk mendudukki bantal. Mitosnya dapat membuat kita bisulan, b). Larangan untuk memotong kuku pada malam hari, c). Larangan untuk melewati tempat-tempat suci di waktu tertentu, d). Larangan untuk dudui di depan pintu bagi gadis, e). Larangan terlambat bangun di pagi hari, f). Larangan makan dengan berdiri, g). Larangan untuk tengkurap, dan h). Larangan dalam melakukan sesuatu harus menentukan hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi budaya pamali pada mitos atau pun fakta sebagai berikut adalah a). Akses informasi, b). Perubahan nilai dan norma, c). Kemajuan teknologi, dan d). Pengetahuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arief, A. A., Agusanty, H., Mustafa, M. D., & Kasri, K. (2021). Kepercayaan dan Pamali Nelayan Pulau Kambuno di Sulawesi Selatan. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 56–68.

Astuti, E. D. (2013). Perilaku Konsumtif dalam Membeli Barang pada Ibu Rumah Tangga di Kota Samarinda. Psikoborneo, 1(2), 79–83.

Jannah, R., & Khikmah, A. N. (2018). Implementasi Nilai-Nilai Luhur Budaya Pencak Silat Sebagai Pendidikan Karakter Siswa Di Sekolah. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional “Penguatan Karakter Bangsa Melalui Inovasi Pendidikan Di Era Digital,” 1(1), 141–146.

Nadhiroh, U., & Setyawan, B. W. (2021). Peranan Pembelajaran Bahasa Jawa Dalam Melestarikan Budaya Jawa. JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra Dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya, 3(1), 1–10.

Sabaruddin, Risa, B., & Amiruddin, I. (2023). Analisis Kepercayaan Pamali Pada Tindakan Sosial Masyarakat Bugis Di Desa Sampano. Sosiorelegius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 8(2), 97–112.

Sari, F., Yudha, V. P., & Jamaludin, U. (2024). Kepatuhan Masyarakat Kampung Naga Terhadap Pamali: Studi Etnopedagogi Tentang Budaya Dalam Konteks Tradisi Lokal. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09(01), 1600–1612.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syarubany, A. H. M., Azzahra, M. P. K., Rahayu, R. S., & Prayoga, S. (2021). Pengaruh Pamali Sebagai Kearifan Lokal Dalam Mewujudkan Nilai Dan Norma Dalam Kehidupan Sosial Generasi Z. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 570–577.

Uyun, N. (2023). Membaca Mitos dan Tradisi dalam Konflik Perkawinan Beda Etnis. Populika, 11(1), 23–33.

Yunus, N. H. (2012). Kearifan Lokal Dan Budaya “Pemmali “Dalam Mendidik Anak Pada Suku Bugis. Academia.Edu.

Published
2024-12-03
How to Cite
Andi Ima Kesuma, Hamka, H., & Parham Taufik. (2024). Perubahan Sosial pada Budaya Pamali dengan Mitos dan Fakta dalam Masyarakat di Indonesia. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 4(4), 784-794. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1154
Section
Articles