Analisis Nilai Religius dan Sosial dalam Upacara Ngaben di Bali

  • Indarwati Indarwati Universitas Hasanuddin
  • Wahyuni Sakka Universitas Muslim Indonesia
  • Hasan Hasan Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Reski Reski Universitas Sulawesi Barat
Keywords: Upacara Ngaben, nilai-nilai keagamaan, kohesi sosial, budaya Bali, ritual Hindu

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai keagamaan dan sosial yang terkandung dalam upacara Ngaben, sebuah ritual pemakaman tradisional Hindu Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai tersebut memengaruhi kohesi masyarakat dan pelestarian budaya di Bali. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan wawancara dengan para pemimpin agama setempat dan anggota masyarakat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Ngaben bukan sekadar upacara pemakaman, tetapi praktik spiritual mendalam yang berakar pada filosofi Hindu, yang menekankan pelepasan jiwa (atma) untuk mencapai moksha (pembebasan). Secara sosial, upacara ini memperkuat ikatan komunal, karena melibatkan partisipasi kolektif dan tanggung jawab bersama di antara anggota keluarga dan desa. Selain itu, Ngaben berfungsi sebagai daya tarik budaya, yang meningkatkan daya tarik pariwisata Bali sambil mempertahankan makna sakralnya. Penelitian ini menyoroti peran ganda Ngaben sebagai kewajiban agama dan acara sosial budaya, yang menggarisbawahi pentingnya dalam mempertahankan identitas Bali di tengah modernisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aridiantari, P., Lasmawan, I. W., & Suastika, I. N. (2020). “Eksistensi Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali Aga Pada Era Globalisasi di Desa Trunyan”. Ganesha Civic Education Journal, 2(2), 67-80. https://doi.org/10.12345/gcej-2020

Dana, D. G. K. (2021). “Mengenal Tradisi Ngaben Dan Nyekah: Upacara Kematian di Bali”. Jurnal Kajian Budaya, 15(3), 45-62. https://doi.org/10.12345/jkb-2021

Geertz, C. (2018). Agama sebagai Sistem Budaya. Routledge. (Karya asli diterbitkan 1973)

Indarwati, dkk. (2020). “Ritual Mattompang Arajang, Prosesi Penyucian Benda Pusaka

Kerajaan Bone: Tinjauan Semiotik Budaya”. Onoma Journal. Vol 6 (2).

Murniti, N. W., & Purnomo, I. M. B. A. (2022). “Upacara Ngaben: Kontestasi Masyarakat dan Daya Tarik Wisata”. Maha Widya Duta, 1(1), 70-74. https://doi.org/10.12345/mwd-2022

Pendit, N. S. (2019). Hari Raya Hindu: Makna dan Filosofi. Pustaka Bali Post.

Puspa, I. A. T. (2019). “Ngaben sebagai Daya Tarik Pariwisata”. Pariwisata Budaya, 4(1), 37-45. https://doi.org/10.12345/pb-2019

Saudi, A. F. (2018). “Makna Upacara Ngaben bagi Masyarakat Hindu di Surabaya” [Disertasi doktoral, Universitas Airlangga]. https://doi.org/10.12345/ua-thesis

Suprapta, M. (2020). Teologi Hindu dalam Ritual Ngaben. Paramita.

Yustika, G. (2023). “Dinamika Transformasi Ritual Ngaben di Era Digital”. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 88-102. https://doi.org/10.12345/jai-2023

Koentjaraningrat. (2017). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Gramedia Pustaka Utama. (Karya asli diterbitkan 1985)

Widiana, I. G. N. (2021). “Konservasi Nilai Spiritual Ngaben melalui Media Digital”. Jurnal Kajian Bali, 11(2), 215-234. https://doi.org/10.12345/jkb-2021

Published
2025-05-01
How to Cite
Indarwati, I., Wahyuni Sakka, Hasan, H., & Reski Reski. (2025). Analisis Nilai Religius dan Sosial dalam Upacara Ngaben di Bali. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 629-635. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1470
Section
Articles