Analisis Ekokritik Kumpulan Puisi berjudul Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono

  • Budi Hartono UPTD SMP Negeri 2 Budong-Budong
  • Masnita Massaguni STIKES Datu Kamanre
  • Al Furqan Universitas Abulyatama
Keywords: ekokritik, puisi ekologis, sastra dan lingkungan, pembelajaran bahasa Indonesia

Abstract

Kumpulan puisi Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono merepresentasikan kegelisahan ekologis akibat kerusakan alam yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap narasi ekologis dalam puisi-puisi tersebut melalui pendekatan ekokritik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam kumpulan ini memuat kritik terhadap antroposentrisme, ajakan pada kesadaran ekologis, dan relasi emosional antara manusia dan alam. Implikasi hasil penelitian ini mendukung penggunaan karya sastra ekologis sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang mampu menumbuhkan literasi lingkungan dan apresiasi estetis.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, N. M. M. S., Yarsama, K., & Sujaya, I. M. (2025). Penyusunan Buku Pengayaan Kecintaan Terhadap Lingkungan Sma Melalui Kajian Ekokritik Kumpulan Puisi. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 13(2), 259–271.

Buell, L. (2009). The future of environmental criticism: Environmental crisis and literary imagination. John Wiley & Sons.

Change, C. (2023). Synthesis Report https://www. ipcc. ch/report/ar6/syr/downloads/report. IPCC_AR6_SYR_FullVolume. Pdf.

Clark, T. (2011). The Cambridge introduction to literature and the environment. Cambridge University Press.

Garrard, G. (2004). Ecocriticism. Routledge.

Glotfelty, C., & Fromm, H. (1996). The ecocriticism reader: Landmarks in literary ecology. University of Georgia Press.

Hartono, Budi. (2024). Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih. Malang: Madza Media.

Hartono, Budi., dan Masnita Massaguni. (2025). Perlawanan dalam Puisi Peringatan Karya Wiji Thukul : Telaah Semiotik Roland Barthes. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa , 4 (2), 464–471. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i2.5949

Mu’in, F. (2013). Ekokritisisme: Kajian Ekologis dalam Sastra. Proceedings Literature and Nation Character Building, 23, 295–306.

Naibaho, S. M., Aritonang, G., Sitohang, D., Tanjung, F., & Situmeang, T. (2024). Tantangan Dan Peluang Dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting: Membangun Kesadaran Masyarakat Untuk Kesehatan Genarasi Mendatang. Jejak Pembelajaran: Jurnal Pengembangan Pendidikan, 8(5).

Plumwood, V. (2005). Environmental culture: The ecological crisis of reason. Routledge.

Stibbe, A. (2015). Ecolinguistics: Language, ecology and the stories we live by. Routledge.

Zapf, H. (2016). Literature as cultural ecology: Sustainable texts. Bloomsbury Academic.

Published
2025-07-05
How to Cite
Budi Hartono, Masnita Massaguni, & Al Furqan. (2025). Analisis Ekokritik Kumpulan Puisi berjudul Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 1472-1485. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1647
Section
Articles