Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja: Kajian Sosiolinguistik

  • Indah Nur Amalia Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Ririn Nurul Azizah Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Keywords: alih kode, campur kode, sosiolinguistik, film Budi Pekerti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi alih kode serta campur kode dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja dengan pendekatan sosiolinguistik. Film ini dipilih karena mencerminkan praktik kebahasaan masyarakat multibahasa di Indonesia, terutama dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Jawa urban. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pemerolehan data berupa: menonton film secara menyeluruh, menyimak dialog antartokoh, melakukan tangkapan layar pada adegan yang relevan, mentranskrip, dan mengelompokkan data berdasarkan jenis serta fungsi alih kode dan campur kode. Data dianalisis melalui pendekatan kontekstual dengan mengaitkan situasi tutur dan tujuan komunikatif para tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dalam film ini terdiri atas alih kode intern (antarvarietas dalam satu bahasa) dan alih kode ekstern (antarbahasa berbeda), sedangkan campur kode meliputi campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Fungsi dari alih kode antara lain sebagai bentuk penyesuaian konteks situasi, penanda emosi, alat menjaga hubungan sosial, dan simbol identitas lokal. Campur kode digunakan untuk menunjukkan keakraban, kesopanan, daya tarik retoris, serta pengaruh global. Penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa asing dalam film ini memperlihatkan praktik translanguaging yang cair dan sarat makna sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa film merupakan sumber data yang kaya untuk analisis sosiolinguistik, khususnya dalam memahami dinamika kebahasaan dan identitas sosial dalam masyarakat multikultural. Selain itu diharapkan penelitian dapat memberi kontribusi pada perekmbangan teori bahasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, S. (2023). Campur kode dalam adaptasi film Bumi Manusia: Studi sosiolinguistik sastra kolonial. Jurnal Linguistik dan Sastra, 11(1), 55–67.

Blom, J.-P., & Gumperz, J. J. (1972). Social meaning in linguistic structure: Code-switching in Norway. In J. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.), Directions in sociolinguistics: The ethnography of communication (pp. 407–434). New York: Holt, Rinehart and Winston.

Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Rev. ed.). Jakarta: Rineka Cipta.

Chasanah, N. (2021). Alih kode dan campur kode dalam film Mekah I’m Coming: Analisis sosiolinguistik. Jurnal Bahasa dan Budaya, 5(2), 89–102.

Dewi, M. A. (2019). Campur kode bahasa Inggris-Indonesia dalam interaksi digital milenial urban. Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 7(1), 25–34.

Fauzi, A. (2023). Translanguaging dan identitas linguistik remaja digital Indonesia. Bandung: Literasi Nusantara.

Febriyanti, N. (2023). Multimodalitas dalam konstruksi makna film Indonesia: Studi kasus ekspresi wajah dan gestur dalam Budi Pekerti. Jurnal Kajian Film, 9(2), 43–58.

Hartanto, R. (2023). Kritik film dan bahasa dalam sinema sosial kontemporer. Majalah Film Indonesia, 23(4), 12–17.

Maryani, T. (2021). Film dan representasi kebahasaan masyarakat urban Indonesia. Jurnal Kajian Media dan Budaya, 6(2), 74–85.

Muysken, P. (2000). Bilingual speech: A typology of code-mixing. Cambridge: Cambridge University Press.

Nadar, F. X. (2018). Alih kode dan campur kode dalam komunikasi antarbudaya: Dimensi politis dan ideologis. Jurnal Linguistik Indonesia, 36(1), 15–26.

Nadar, F. X. (2023). Bahasa dan identitas di era digital: Perspektif sosiolinguistik kritis. Jurnal Bahasa dan Masyarakat, 8(3), 45–59.

Putra, H. A. (2022). Relasi kuasa dan alih kode dalam komunikasi guru dan murid di sekolah urban. Jurnal Sosiolinguistik Pendidikan, 4(1), 61–73.

Scotton, C. M. (1993). Social motivations for code-switching: Evidence from Africa. Oxford: Oxford University Press.

Siregar, L. (2023). Multilingualisme dalam film Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Film dan Komunikasi, 5(1), 21–33.

Siregar, L. (2024). Translanguaging dalam komunitas urban: Studi etnografi linguistik Jakarta. Jakarta: Penerbit Bahasa Kita.

Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian language: Its history and role in modern society. Sydney: UNSW Press.

Wardhaugh, R. (2006). An introduction to sociolinguistics (5th ed.). Oxford: Blackwell Publishing.

Wijaya, D. R. (2022). Bahasa dan media sosial: Praktik hibrid dalam komunikasi digital. Jurnal Media dan Bahasa, 9(1), 19–30.

Wijaya, D. R. (2023). Viralitas dan campur kode: Analisis linguistik konten digital negatif di Indonesia. Jurnal Bahasa Digital, 2(1), 35–50.

Published
2025-08-01
How to Cite
Nur Amalia, I., & Nurul Azizah, R. (2025). Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja: Kajian Sosiolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 1998-2015. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1872
Section
Articles