Analisis Wacana Kritis Pidato Menteri Pendidikan pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025 Model Teun A. Van Dijk

  • Tiur Tampubolon Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rista Nainggolan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Chairo Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
Keywords: analisis wacana kritis, hari guru nasional, pidato menteri pendidikan; teun a. van dijk

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji wacana pidato Hari Guru Nasional Tahun 2025 menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan objek kajian berupa teks pidato resmi Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang merepresentasikan pandangan serta kebijakan pemerintah mengenai peran guru di Indonesia. Data penelitian berupa dokumen tertulis pidato yang diperoleh dari sumber resmi pemerintah dan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus analisis diarahkan pada struktur wacana yang meliputi makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur untuk mengungkap makna global, kerangka teks, serta strategi kebahasaan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato tersebut menonjolkan tema penguatan peran guru sebagai elemen strategis dalam pembangunan nasional, terutama melalui peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kesejahteraan guru. Dari aspek superstruktur, pidato disusun secara sistematis dengan pembukaan yang persuasif, isi yang argumentatif, dan penutup yang bersifat motivatif. Sementara itu, pada tataran mikrostruktur ditemukan penggunaan latar, detail, praanggapan, dan pilihan leksikal yang bertujuan membangun citra positif pemerintah serta menegaskan komitmen negara terhadap peningkatan mutu pendidikan. Dengan demikian, pidato Hari Guru Nasional Tahun 2025 tidak hanya berfungsi sebagai teks seremonial, tetapi juga sebagai sarana legitimasi kebijakan dan pembentukan wacana kekuasaan di bidang pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baryadi, P. 2002. Dasar-dasar Analisis Wacana dalam Ilmu Bahasa. Yogyakarta. Pustaka Gondhosuli.

Darma, Y. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung. Yrama Widya.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Longman.

Karmizi, Y., & Gustia, M. M. (2025). Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk pada Pemberitaan Ijazah Palsu Jokowi di Media Online. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 12(2), 167–175. https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28213

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025, 25 November). Pengumuman: Pidato dan Doa Hari Guru Nasional Tahun 2025 [Google Drive]. https://share.google/FjTOFrS294zAKSPxs

Kridalaksana, H. 2008. Kamus Linguistik. Edisi Revisi. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.

Pratama, Y., & Abidin, S. (2020). Analisis Wacana Hidup Mati Listrik Pada Program Talkshow Mata Najwa di Stasiun TV Trans 7. Scientia Journal: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1–10.

Purnamasari, R., & Samaya Doni. (2021). Hubungan Keterampilan Berbicara dan Penguasaan Kosakata Dengan Kemampuan Debat Siswa Kelas X SMAN 11 Palembang Jurnal Didactique Bahasa Indonesia, 2(1), 63–69.

Retanto, E., Pamungkas, S., & Setyowati, E. (2020). Analisis Wacana Kritis Teks Struktur Mikro Teun A. van Dijk pada Acara Mata Najwa Bertajuk Berebut Tahta di Tengah Wabah. 1–11.

Van Dijk, T. A. (2009). Society and Discourse: How Social Contexts Influence Text and Talk.(C. U. Press (ed.).

Yoce, A. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung. Yrama.

Published
2026-01-19
How to Cite
Tampubolon, T., Rista Nainggolan, & Chairo Purba. (2026). Analisis Wacana Kritis Pidato Menteri Pendidikan pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025 Model Teun A. Van Dijk. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 121-127. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/2973
Section
Articles