Analisis Wacana Kritis pada Pidato Presiden RI dalam Menanggapi Status Darurat Bencana Sumatera

  • Roberta veronika Situmorang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Fransiska Risnawati Aritonang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Jonatan Francois Tua Situmorang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
Keywords: Analisis Wacana Kritis; Teun A. van Dijk; Pidato Presiden; Hari Guru Nasional; Bencana Sumatera

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membongkar strategi bahasa dan praktik ideologis dalam pidato Presiden Republik Indonesia pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 dalam merespons status darurat bencana di Sumatera. Menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk, penelitian ini membedah wacana melalui tiga dimensi: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data diperoleh melalui dokumentasi audio-visual yang ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada level struktur makro menunjukkan tema besar berupa sinergi antara peran guru dan pelestarian lingkungan sebagai kunci masa depan bangsa. Pada level superstruktur, pidato disusun secara sistematis untuk menggeser fokus dari acara seremonial menjadi narasi empati nasional dan instruksi kebijakan. Analisis struktur mikro mengungkap penggunaan detail teknis (pesawat Hercules C130 dan A400) sebagai alat legitimasi responsivitas pemerintah, serta penggunaan kata ganti "Kita" untuk membangun inklusivitas emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pidato tersebut merupakan instrumen kekuasaan untuk melegitimasi kebijakan penanganan bencana nasional sekaligus mengarahkan opini publik mengenai urgensi integrasi mitigasi bencana dalam kurikulum pendidikan. Pesan utamanya menegaskan bahwa kualitas pendidikan adalah syarat mutlak guna mencegah kegagalan bangsa di tengah ancaman kerusakan lingkungan global.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Eriyanto. (2011). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. Yogyakarta: LKiS.

Fairclough, N. (2021). Analisis wacana kritis: Kajian kritis terhadap bahasa (Edisi revisi). London: Routledge.

Fowler, R., Hodge, B., Kress, G., & Trew, T. (1979). Bahasa dan kontrol (Language and Control). London: Routledge.

Halliday, M. A. K. (1994). Pengantar tata bahasa fungsional (An Introduction to Functional Grammar). London: Edward Arnold.

Irfany, I. (2025). Strategi komunikasi politik dalam menangani krisis kepercayaan publik (analisis tematik atas pertemuan Presiden Prabowo dengan tujuh pimpinan redaksi media nasional). CORE: Journal of Communication Research, 3(2), 13–21. https://doi.org/10.47650/core.v3i2.2219

Sobur, A. (2006). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik, dan analisis framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta. Sumber Utama (sejarah AWK & critical linguistics)

Van Dijk, T. A. (2015). Critical discourse analysis. In D. Tannen, H. E. Hamilton, & D. Schiffrin (Eds.), The Handbook of Discourse Analysis. Wiley Blackwell.

Wiratno. (2018). Pengantar analisis wacana. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published
2026-01-18
How to Cite
Roberta veronika Situmorang, Aritonang, F. R., & Situmorang, J. F. T. (2026). Analisis Wacana Kritis pada Pidato Presiden RI dalam Menanggapi Status Darurat Bencana Sumatera. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 109-120. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/2974
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)