Komparasi Deiksis Bahasa Bugis Dialek Barru dengan Bahasa Makassar Dialek Lakiung

  • Tri Gustaf Said Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: deiksis, bahasa Bugis, bahasa Makassar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang tidak menggunakan perhitungan. Dalam ilmu sastra, sumber datanya berupa sosiopragmatik bahasa. Data yang digunakan sebagai dasar penelitian ini berwujud kata dan kalimat yang terdapat pada bahasa keseharian penutur. Sumber pengambilan data tersebut berasal penutur asli bahasa Bugis dialek Barru dengan bahasa Makassar dialek Lakiung. Data yang dikumpulkan dalam analisis deskriptif berupa kata, dan kalimat bukan berupa angka. Penelitian kualitatif bertujuan untuk membangun persepsi alamiah sebuah objek, jadi peneliti mendekatkan diri kepada objek secara utuh atau holistik.

Hasil dari penelitian dalam menganalisis komparasi deiksis bahasa Bugis dialek Barru dengan bahasa Makassar dialek Lakiung ditemukan bahwa kedua bahasa tersebut sangat memerhatikan tingkat kesopanan saat berbicara terlebih apabila mitra tuturnya adalah orang yang lebih tua terlebih lagi apabila mitra tuturnya memiliki strata sosial atau derajat tertentu dalam lapisan masyarakat seperti orang yang berasal dari keturunan bangsawan. Bahasa Bugis dialek Lakiung dan bahasa Makssar dialek Lakiung memiliki lima deiksis yaitu deiksis persona, deiksis waktu, deiksis tempat, deiksis wacana, dan deiksis sosial.

 

                         

Kata kunci: deiksis, bahasa Bugis, bahasa Makassar

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi Hasan, dkk. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka.

Alwi Hasan, dkk. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka.

Agustina. 1995. Pragmatik dalam Pengajaran Bahasa Indonesia. Padang: IKIP Padang.

Djajasudarma, Fatimah. 1993. Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: PT Eresco.

Edisuryadi. 2012. “Aspek-aspek Pragmatik”. 26 November 2016 dalam https://edisuryadimaranaicindo.wordpress.com/2012/03/01/aspek-aspek-pragmatik-tindak-tutur-praanggapan-dan-implikatur-2/

Fadilahmadjid. 2011. “Suku Makassar”. 25 November 2016 dalam http://fadilahmadjid.blogspot.co.id/2011/06/makalah-karya-ilmiah-tentang-suku.html.

Feriahmad. 2014. “Sejarah Suku Makassar”. 25 November 2016 dalam http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-suku-makassar.html.

Hasanuddin, 2015. Sebuah Negeri Bernama Barru. Makassar: Baruga Nusantara

Jibril. 2014. “Sejarah dan Peradaban Suku Makassar”. 26 November 2016 dalam http://dunia-kesenian.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-asal-usul-dan-peradaban-suku-makassar.html.

Jufridaengnigga. 2013. “Asal Usul Aksara Lontara” 25 November 2016 dalam http://jufridaengnigga80.blogspot.co.id/2013/03/asal-usul-aksara-lontara.html.

Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol 1, No 1.

Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Leech, Geofrey. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia.

Mustika Leo, Heppy. (2012). Analisis Deiksis Persona dalam Ujaran Bahasa Rusia.

Nadar, franciscus Xaverius. 2009. Pragmatic dan penelitian pragmatic Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nuraidar. 2014. “Bentuk Sapaan Bahasa Bugis dalam Konteks Pragmatik Gender” Skripsi. Tidak Diterbitkan. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Pelras, Christian. (2006). Manusia Bugis, Diterjemahkan dari Bahasa Inggris: The Bugis oleh Abdul Rahman Abu, Hasriadi, dan Nurhady Sirimorok. Jakarta: Nalar.

Purwo, Bambang Kaswanti. 1984. Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Purwo, Bambang K. 1990. Pragmatik dan Pengajaran Bahasa. Yogyakarta: Kanisius.

Rahmawati. 2013. “Analisis Deiksis Sosial pada Cerpen Karya Siswa Kelas X

TKJ.2 SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjudi”. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rita. 2016. “Analisis Pola Frase Pada Novel Gunung Makrifat Karya Tri Wibowo B.S.” Skripsi. Tidak Diterbitkan. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sikki, Muhammad, dkk. 1991. Nilai-nilai Budaya dalam Susastra Daerah Sulawesi Selatan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Published
2022-08-29
How to Cite
Tri Gustaf Said. (2022). Komparasi Deiksis Bahasa Bugis Dialek Barru dengan Bahasa Makassar Dialek Lakiung. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 2(3), 300-311. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/303
Section
Articles