Peran Literasi dalam Mengurangi Penggunaan Kosakata Tidak Baku (N-G) Pada Masyarakat Pedalaman Kabupaten Gowa: Kajian Antropolinguistik Dengan Pendekatan Etnografi Komunikasi Dell Hymes

  • Muhammad Rapi Universitas Negeri Makassar
  • Aidah Butsainah Universitas Negeri Makassar
  • Filawati Filawati Universitas Negeri Makassar
Keywords: Literasi, kosakata non-standar, antropolinguistik, etnografi komunikasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan kosakata nonstandar (N-G) dalam praktik komunikasi masyarakat pedesaan di Kabupaten Gowa dan menganalisis peran literasi dalam mengurangi penggunaannya melalui perspektif antropolinguistik dan pendekatan etnografi komunikasi Dell Hymes. Fenomena pencampuran bahasa antara bahasa Indonesia dan Makassar mencerminkan interferensi linguistik yang dibentuk oleh praktik bahasa sosial, budaya, dan kebiasaan. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan data dianalisis menggunakan kerangka SPEAKING untuk lebih memahami konteks penggunaan bahasa dalam interaksi sosial. Temuan menunjukkan bahwa kosakata nonstandar lebih umum digunakan dalam konteks informal, dipengaruhi oleh kedekatan sosial dan norma lokal, sementara tingkat literasi yang rendah diidentifikasi sebagai faktor kunci yang berkontribusi pada fenomena ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abrar, M., Daeng, J., Raya, T., Parangtambung, K., & Makassar, U. N. (2022). Di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Akmaluddin, N. (2018). Problematika Bahasa Indonesia Kekinian: sebuah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Ragam Tulisan. 10(2), 63–84. https://doi.org/10.26499/MAB.V10I2.85

Aldoukhi, H., Hamzah, N. H., & Shangeetha, R. K. (2024). Introduction. 1–27. https://doi.org/10.1007/978-981-99-9643-8_1

Barus, D. R., Engelika, S., Permata, S., Balqis, B., Febrian, V., & Lubis, F. (2023). Bahasa Gaul Dan Pengaruhnya Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.120

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. Cambridge: Cambridge University Press.

Hymes, D. (1974). Foundations in Sociolinguistics: An Ethnographic Approach. Philadelphia: University of Pennsylvania Press.

Hussein, Y. M. R. (2025). The Sociolinguistic Constraints Affecting the Use of Certain Vocabularies and Ways of Speech . https://doi.org/10.63797/bjh.v44i1.3264

Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Efendi, E., Attaya, M. F., & Nugroho, M. D. (2023). Model Komunikasi Linear. Da’watuna, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3216

Farhaeni, M., & Martini, S. (2024). Bahasa Dalam Membentuk Interaksi Sosial Dan Identitas Budaya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 4(1), 54–60. https://doi.org/10.30742/juispol.v4i1.3786

Inpres, S. D., Beru, P., & Gowa, K. (2024). INTERFERENSI BAHASA MAKASSAR TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM BERKOMUNIKASI SISWA KELAS V SD INPRES PARANG BERU KABUPATEN GOWA Nurul. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri ISSN, 10, 746–754.

Mursalim, M. (2017). Penumbuhan budaya literasi dengan penerapan ilmu keterampilan berbahasa (membaca dan menulis). 3(1), 31–38. https://doi.org/10.30872/CALLS.V3I1.815

Pekkolay, S. (2022). The Importance of Literacy. Scholars Journal of Arts, Humanities and Social Sciences, 10(1), 6–8. https://doi.org/10.36347/sjahss.2022.v10i01.002

Rifaldi, F., Cakti, A. W. T., Ardahali, M. Y., & Rum, E. P. (2024). Pengaruh Dialek Bugis Terhadap Kamampuan Berbahasa Indonesia Dalam Komunikasi Masyarakat Di Desa Kassiloe. Jurnal Guru Pencerah Semesta, 2(3), 543–551. https://doi.org/10.56983/jgps.v2i3.857

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zulkarnain, I., Asmara, S., & Sutatminingsih, R. (2023). Tutur: language and traditional communication in the Mandailing community, Indonesia. Cogent Arts & Humanities, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2023.2211816

Published
2026-05-16
How to Cite
Rapi, M., Butsainah, A., & Filawati, F. (2026). Peran Literasi dalam Mengurangi Penggunaan Kosakata Tidak Baku (N-G) Pada Masyarakat Pedalaman Kabupaten Gowa: Kajian Antropolinguistik Dengan Pendekatan Etnografi Komunikasi Dell Hymes. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1753-1761. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3387
Section
Articles