Simbolisme Budaya Jawa Ungkapan Tradisional di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

  • Insania Nastiti Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Nur Lailiyah Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Moch. Muarifin Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
Keywords: simbolisme, folkor, ungkapan tradisional

Abstract

Sastra lisan merupakan bagian dari folklor yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan hidup dalam kehidupan masyarakat tanpa menggunakan media tulisan (dari mulut ke mulut). Salah satu bentuk sastra lisan yang memiliki nilai budaya tinggi adalah ungkapan tradisional. Ungkapan tradisional merupakan satuan bahasa yang mengandung makna kiasan dan bersumber dari budaya suatu masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Di era kemajuan teknologi yang begitu pesat warisan budaya berupa ungkapan tradisional ini mulai terpinggirkan. Oleh karena itu peneliti mengkaji bagaimana bentuk, makna, dan fungsi simbolisme budaya Jawa berupa ungkapan tradisional yang berada di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk tahun 2026. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk, makna, dan fungsi ungkapan tradisional di kecamatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Melalui penelitian deskriptif, data yang didapat di lapangan apa adanya tanpa perlakuan atau manipulasi. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Dengan teknis analisis data berupa mengelompokkan data berdasarkan kategori bentuk, makna, dan fungsi. Lalu memberikan tanda pada data, menyusun isi, kemudian mendeskripsikan data. Pada penelitian ini digunakan triangulasi metode sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian dari ungkapan yang telah ditemukan berupa kerata basa, tembung entar, paribasan, bebasan, saloka, cangkriman, pepindhan, candra, wangsalan, parikan, sanepa, pralambang, dan sandi asma.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiati, M., Amral, S., & Rahima, A. (2019). Nilai-Nilai Kearifan Lokal pada Ungkapan Tradisional Upacara Pernikahan Masyarakat Desa Remban Kabupaten Muratara Provinsi Sumatera Selatan. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(208–219). http://aksara.unbari.ac.id/index.php/aksara/article/view/134
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain (Cet.VII). Pustaka Utama Grafiti.
Herusatoto, B. (2000). Simbolisme dalam Budaya Jawa (Cetakan II). Hanindita Graha Widia.
Ismaniar, N., & Chandra, O. H. (2024). Metafora konsep alam dalam ungkapan tradisional Bangka: analisis kognitif semantik. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(2), 175–186. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i2.886
Kasnadi. (2023). Representasi Tuntunan Hidup Dalam Ungkapan Tradisional Jawa. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 10(1), 48–58. https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/JBS/article/view/226
Lailiyah, N., Indri, F., & Widyastuti, M. (2024). Pergeseran Bahasa dan Tradisi Petani Padi di Jawa: Kajian Etnolinguistik. 8(1), 97–118. https://doi.org/10.20473/etno.v8i1.56033
Lubis, I. S., & Fatimah. (2020). Fungsi Ungkapan Tradisional Pada Peribahasa Kutai. Jurnal Pendidikan Unsika, 8(2), 191–202. http://dx.doi.org/10.35706/judika.v8i2.3846
Maya, R. T. (2017). Simbolisme Budaya Jawa Upacara Siraman Pengantin Di Kabupaten Kediri. Skripsi.
Moleong. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muarifin, M., & Waryanti, E. (n.d.). Representasi Budaya Jawa dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 5(2), 33–45. https://doi.org/10.29407/jbsp.v5i2.17545
Nasution, S., Nurbaiti, & Arfannudin. (2021). Teks Laporan Hasil Observasi Untuk Tingkat SMP Kelas VII. Guepedia. https://books.google.com/books
Padmosoekotjo. (1960). Ngengrengan Kasusastran Djawa I lan II. Hien Hoo Sing.
Semi, A. (2021). Metode Penelitian Sastra (Digital). Angkasa. https://ipusnas2.perpusnas.go.id/book/2aa85e9a-0017-4c23-b129-c601b57d3026
Setyorini, A. H., & Pramudiyanto, A. (2023). Analisis Idiom Jawa Dalam Cerkak ‘ Kidung Tresna ’ Pada Majalah Panjebar Semangat Edisi 51. Jurnal Stkip PGRI Ponorogo, 59–65. https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/DIWANGKARA/article/view/236
Siswantoro. (2010). Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi (Pertama). Pustaka Pelajar.
Sudaryono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pertama (ed.)). Kencana. https://books.google.co.id/books?id=uTbMDwAAQBAJ&lpg=PP1&hl=id&pg=PR4#v=onepage&q&f=false
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tudjuka, N. S. (2019). Makna Denotasi dan Konotasi pada Ungkapan Tradisional dalam Konteks Pernikahan Adat Suku Pamona. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 4(1), 12–25. https://core.ac.uk/download/pdf/289713959.pdf
Published
2026-08-05
How to Cite
Nastiti, I., Lailiyah, N., & Muarifin, M. (2026). Simbolisme Budaya Jawa Ungkapan Tradisional di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3541-3551. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3730
Section
Articles