Interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili pada Masyarakat Bilingual di Kabupaten Donggala

  • Sutihats Sutihats Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Nurul Wahyuni Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Mohamad Abdi Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Sri Fajar Ningsih Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Dinda Rahayu Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Krisna Srililianti Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
Keywords: interferensi bahasa, Bahasa Kaili, bilingualisme, sosiolinguistik, kontak bahasa

Abstract

Fenomena kontak bahasa pada masyarakat bilingual berpotensi menimbulkan interferensi linguistik sebagai akibat penggunaan dua bahasa secara simultan dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili pada masyarakat bilingual di Kabupaten Donggala yang meliputi tataran fonologi, morfologi, sintaksis, dan makna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan lisan masyarakat bilingual Kaili–Indonesia yang diperoleh melalui teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), yang dilengkapi dengan teknik rekam dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menggunakan metode padan translasional untuk mengidentifikasi bentuk interferensi antarbasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili terjadi pada empat tataran linguistik dengan total 22 data, terdiri atas 10 data fonologi, 4 data morfologi, 5 data sintaksis, dan 3 data makna. Interferensi fonologi menjadi bentuk yang paling dominan melalui perubahan, penghilangan, dan penambahan fonem. Pada tataran morfologi ditemukan penggunaan afiks Bahasa Kaili pada bentuk dasar Bahasa Indonesia, sedangkan interferensi sintaksis ditunjukkan melalui perubahan susunan unsur kalimat. Interferensi makna tampak melalui kesepadanan dan perluasan makna dalam penggunaan leksem tertentu. Temuan penelitian menegaskan bahwa interferensi bahasa pada masyarakat bilingual Donggala merupakan konsekuensi dari intensitas kontak antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Kaili yang berlangsung secara sistematis dari aspek bunyi hingga makna. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan kajian sosiolinguistik mengenai interferensi bahasa sekaligus menyediakan dokumentasi empiris bagi upaya pemertahanan Bahasa Kaili di Sulawesi Tengah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alifiansyah, R. F., Irawan, B., & Hasan, N. (2023). Hubungan kata dan makna dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab: Kajian semantik. Alsina Journal of Arabic Studies, 5(1), 73–92. https://doi.org/10.21580/alsina.5.1.16868

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.

Fahyan, S. E. (2010). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia / Harimurti Kridalaksana. Koleksi Buku UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang. http://library.um.ac.id/free-contents/printbook1.php/koleksi-digital-perpustakaan-38081.html

Gurning, R. A., Sipayung, W. W., Sinurat, E., & Saragih, Y. S. (2024). Analisis sosiolinguistik: Perspektif bahasa dalam masyarakat. Realisasi, 1(4), 238–245. https://doi.org/10.62383/realisasi.v1i4.376

Hawkins, J. A., & Filipović, L. (2024). Bilingualism-induced language change: What can change, when, and why? Linguistics Vanguard, 10, 115–124. https://doi.org/10.1515/lingvan-2023-0089

Hermawan, N. Y., & Solihati, N. (2024). Interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia: Bentuk fenomena sosial kebahasaan masyarakat. Jurnal Genre (Bahasa Sastra dan Pembelajarannya), 6(2), 389–399. https://doi.org/10.26555/jg.v6i2.11025

Hidayat, D., Rahmasari, G., & Wibawa, D. (2021). The inhibition and communication approaches of local languages learning among millennials. International Journal of Language Education, 5(3), 165–165. https://doi.org/10.26858/ijole.v5i3.16506

Hidayat, H., Nur, Y., & Harisah, S. (2017). Interferensi bahasa Kaili ke dalam bahasa Indonesia di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi. BAHASANTODEA, 5(1), 89–97. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Bahasantodea/article/view/13247/10135

Hornberger, N. H., & Johnson, D. (2007). Slicing the onion ethnographically: Layers and spaces in multilingual language education policy and practice. TESOL Quarterly, 41(3), 509–532. https://doi.org/10.1002/j.1545-7249.2007.tb00083.x

Imran, M. A., & Natsir, N. (2026). Interferensi bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi formal. Journal of Administrative and Social Science, 7(1), 351–362. https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2237

Kaharuddin, S. W. D. (2019). Interferensi bahasa daerah dan bahasa Indonesia terhadap penggunaan bahasa Arab. AL-AF'IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya, 3(2), 90–100. https://doi.org/10.52266/al-afidah.v3i2.336

Karsana, D., Lukman, L., Nurhayati, N., Katubi, K., & Kurniawati, W. (2023). Penyerapan kosakata bahasa daerah lain pada bahasa Kaili di Sulawesi Tengah. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 33–41.

Lillo-Martin, D., de Quadros, R. M., & Pichler, D. C. (2016). The development of bimodal bilingualism. Linguistic Approaches to Bilingualism, 6(6), 719–755. https://doi.org/10.1075/lab.6.6.01lil

Lismayanti, H., Mintowati, M., & Ahmadi, A. (2020). Pemberdayaan bahasa Banjar melalui pemasyarakatan bahasa Indonesia. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(3), 457–457. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i3.480

Mahmoudi, F., & Mahmoudi, A. (2020). Bilingualism: Language and cognition. Turkish Journal of Educational Research, 1(1), 14–19. https://doi.org/10.51242/saka-tjer.2020.3

Nurhayati, D. A. W. (2018). Interferensi morfologis dan sintaksis bahasa Indonesia terhadap bahasa Inggris oleh penutur Jawa dalam pembelajaran bahasa Inggris. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/64349/Interferensi-Morfologis-dan-Sintaksis-Bahasa-Indonesia-terhadap-Bahasa-Inggris-oleh-Penutur-Jawa-dalam-Pembelajaran-Bahasa-Inggris

Ovie, A. N., Pratiwi, A. S., & Nurfitriani, M. (2021). Interferensi bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia pada karangan narasi siswa. CENDEKIAWAN, 3(2), 65–70. https://doi.org/10.35438/cendekiawan.v3i2.193

Pulgram, E., & Weinreich, U. (1953). Languages in contact: Findings and problems. The Modern Language Journal, 37(8), 429–429. https://doi.org/10.2307/320055

Rahim, A., Arifuddin, A., Tahir, H., & Ruslan, H. (2023). Pola pemertahanan bahasa Indonesia bagi warga negara Indonesia di Belanda. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 9(2), 1411–1422. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2791

Rahmayana, R., Mantasiah, R., Hasmawati, H., & Muddin, M. (2018). Interferensi pola kalimat bahasa Indonesia terhadap keterampilan berbicara bahasa Jerman siswa. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 2(2). https://doi.org/10.26858/eralingua.v2i2.6753

Ramadhan, M. A., Sobarna, C., & Indrayani, L. M. (2025). Alternasi bunyi vokal pada kata serapan dari bahasa Indonesia dalam bahasa Kaili dialek Ledo: Kajian fonologi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(3), 3250–3263. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6455

Ratu, D. M. (2023). Interference: Affixation of Mongondow dialect in Indonesian learning. Journal of Language Teaching and Research, 14(6), 1664–1669. https://doi.org/10.17507/jltr.1406.25

Septiani, D. M., & Manasikana, A. (2020). Campur kode pada akun Instagram @demakhariini (kajian sosiolinguistik). Basastra, 9(3), 226–226. https://doi.org/10.24114/bss.v9i3.21443

Srisudarso, M., Hermanto, B., & Putri, Y. P. (2024). Linguistik umum.

Thomason, S. G. (2001). Language contact: An introduction. https://doi.org/10.1515/9781474473125

Ulfah, U., Fatimah, F., Marzuki, A. G., & Juniati, J. (2024). Interferensi bahasa Tialo terhadap penggunaan bahasa Indonesia pada masyarakat Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2888–2899. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3974

Unas, A. O., & Sosrohadi, S. (2025). Keragaman dan variasi linguistik di Indonesia. Aksarabaca, 7(1). https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v7i1.4333

Valentina, A. U., Insari, T. M., & Yuninta, D. Y. (2025). A comparative sociolinguistic analysis of Indonesian and local language use: Evidence from public and Islamic boarding schools in Gunungputri. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 5(1), 16–24. https://doi.org/10.62159/jpi.v5i1.1772

Wilian, S., Mahyuni, M., & Fitriana, E. (2023). Competition of ethnic and national languages within the home domain: Insights from multilingual Sasak family language choice, Lombok–Indonesia. World Journal of English Language, 13(5), 131–131. https://doi.org/10.5430/wjel.v13n5p131

Winarto, A. B. (2018). Borrowing words in newspaper Seputar Indonesia December 2009. Buletin Al-Turas, 19(1), 119–134. https://doi.org/10.15408/bat.v19i1.3704

Yoniartini, D. M., Mahsun, M., & Burhannudin, B. (2023). [Judul artikel tidak tercantum pada data yang diberikan]. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(2), 517–517. https://doi.org/10.24843/jkb.2023.v13.i02.p07

Yuli, Y. (2021). Campur kode pada masyarakat Kota Donggala. Jurnal Senarai Bastra, 1(2), 148–153.

Yusupova, M., & Abdullayeva, S. (2025). The language contact and multilingualism. [Nama jurnal tidak tercantum pada data yang diberikan], 1, 136–139. https://doi.org/10.47689/zttctoi-vol1-iss1-pp136-139

Zulharby, P., Rafli, Z., & Setiadi, S. (2022). Interferensi morfologi bahasa pertama terhadap keterampilan berbicara bahasa Arab. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 5(4), 749–762. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i4.510

Published
2026-09-18
How to Cite
Sutihats, S., Wahyuni, N., Abdi, M., Ningsih, S. F., Rahayu, D., & Srililianti, K. (2026). Interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili pada Masyarakat Bilingual di Kabupaten Donggala. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4217-4226. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3754
Section
Articles