Peran Membaca Kritis dalam Pengembangan Literasi Akademik Mahasiswa

  • Safinatun Wahdah Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Sintya Nabilatrisna Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Fairuz Dava Maulana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Iksan Nur Cahyo Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: membaca, berpikir kritis, mahasiswa

Abstract

Membaca kritis merupakan kemampuan penting dalam pengembangan literasi akademik mahasiswa karena melalui kegiatan membaca seseorang tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, serta menafsirkan isi bacaan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran membaca kritis dalam meningkatkan literasi akademik mahasiswa, mengetahui persepsi mahasiswa terhadap aktivitas membaca, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam praktik membaca kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Partisipan penelitian berjumlah 25 mahasiswa aktif semester dua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih memandang membaca sebagai kewajiban akademik semata, bukan sebagai sarana eksplorasi pengetahuan. Mahasiswa cenderung menggunakan teknik membaca cepat seperti skimming dan scanning sehingga kemampuan membaca mendalam (deep reading) belum berkembang optimal. Selain itu, terdapat kesenjangan antara kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya membaca kritis dengan praktik nyata sehari-hari. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya motivasi membaca, keterbatasan waktu, beban tugas akademik, minimnya ruang diskusi kritis, serta pengaruh budaya digital yang menurunkan fokus membaca. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mendorong budaya membaca kritis melalui tugas reflektif, diskusi dialogis, dan pembinaan literasi secara sistematis di perguruan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi melalui penyusunan rekomendasi kebijakan literasi yang mengintegrasikan tugas-tugas analitis ke dalam mata kuliah umum guna memperkuat pondasi berpikir kritis mahasiswa secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almasi, J. F., & Fullerton, S. K. (2012). Teaching strategic processes in reading. Guilford Press.

Dalman. (2017). Keterampilan membaca. Rajawali Pers.

Freire, P., & Macedo, D. (1987). Literacy: Reading the word and the world. Routledge.

Guthrie, J. T., & Wigfield, A. (2000). Engagement and motivation in reading. In M. L. Kamil, P. B. Mosenthal, P. D. Pearson, & R. Barr (Eds.), Handbook of reading research (Vol. 3, pp. 403–422). Lawrence Erlbaum Associates.

Haryadi. (2015). Pokok-pokok membaca: Kajian teoritis. CV Farishma Indonesia.

Hidayat, R., Sari, M., & Nugroho, A. (2024). Kemampuan mahasiswa dalam memahami makna implisit teks akademik. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(2), 115–126.

Khairani, Z. (2025). Persepsi mahasiswa tentang peran membaca dalam pembentukan kemampuan literasi kritis. Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah, 27(19), 2719–2728.

Kucirkova, N. (2019). Children’s reading in the digital age. Cambridge Journal of Education, 49(4), 457–470.

Liu, Z. (2021). Reading behavior in the digital environment. Journal of Documentation, 77(3), 612–628.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nurhadi. (2004). Bagaimana meningkatkan kemampuan membaca. Sinar Baru Algensindo.

Paul, R., & Elder, L. (2013). Critical thinking: Tools for taking charge of your learning and your life (3rd ed.). Pearson.

Rosenblatt, L. M. (1994). The reader, the text, the poem: The transactional theory of the literary work. Southern Illinois University Press.

Smith, F. (1986). Understanding reading (4th ed.). Holt, Rinehart and Winston.

Soedarso. (2004). Speed reading: Sistem membaca cepat dan efektif. Gramedia Pustaka Utama.

Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Wolf, M. (2018). Reader, come home: The reading brain in a digital world. HarperCollins.

Published
2026-07-14
How to Cite
Wahdah, S., Nabilatrisna, S., Maulana, F. D., & Cahyo, I. N. (2026). Peran Membaca Kritis dalam Pengembangan Literasi Akademik Mahasiswa . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 2890-2896. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4057
Section
Articles