Dimensi Religiusitas dalam Novel Sajak Rindu Lontara Cinta Dari Sidenreng Karya S. Gegge Mappangewa: Kajian Teori Religiusitas Glock dan Stark

  • St. Nursaadah Universitas Hasanuddin
  • AB Takko Bandung Universitas Hasanuddin
  • Ipa Bahya Universitas Hasanuddin
Keywords: ketauhidan, religiusitas, novel, Bugis-Makassar, Glock dan Stark

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai ketauhidan dalam novel Sajak Rindu: Lontara Cinta dari Sidenreng karya S. Gegge Mappangewa melalui perspektif religiusitas Charles Y. Glock dan Rodney Stark. Novel ini menghadirkan kehidupan masyarakat Bugis-Makassar yang memadukan adat, kehormatan keluarga, dan ajaran Islam dalam satu kesatuan nilai yang harmonis. Tauhid tidak hanya ditampilkan sebagai konsep teologis, tetapi sebagai fondasi utama yang membentuk karakter, sikap, dan keputusan tokoh-tokohnya, terutama Halimah sebagai figur sentral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Sumber data utama berupa novel Sajak Rindu: Lontara Cinta dari Sidenreng, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan yang merepresentasikan nilai ketauhidan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan intensif, pencatatan, klasifikasi, dan analisis interpretatif berdasarkan teori religiusitas Glock dan Stark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketauhidan dalam novel terepresentasi melalui lima dimensi religiusitas, yaitu: (1) dimensi keyakinan, tampak pada kepercayaan tokoh terhadap Allah dan takdir-Nya; (2) dimensi praktik agama, terlihat melalui konsistensi ibadah seperti salat dan doa; (3) dimensi penghayatan, tercermin dalam pengalaman spiritual tokoh saat menghadapi ujian hidup; (4) dimensi pengetahuan agama, tampak pada pemahaman tokoh terhadap konsep tauhid; dan (5) dimensi pengamalan, terlihat dalam perilaku moral seperti sabar, jujur, tawakal, dan bersyukur. Dengan demikian, novel ini tidak hanya merepresentasikan budaya lokal Bugis-Makassar, tetapi juga menegaskan bahwa tauhid merupakan sistem nilai yang membentuk orientasi hidup manusia secara utuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Djamaluddin, Ancok dan Fuat Nashori Suroso. 1994. Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Endraswara, Suwardi. 2020. Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Ombak.

Faruk. 2017. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Glock, Charles Y. dan Rodney Stark. 1965. Religion and Society in Tension. Chicago: Rand McNally.

Jabrohim. 2015. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maega, Rampa’. 2011. Landorundun. Bandung: Senandika.

Mappangewa, G. 2016. Sajak Rindu: Lontara Cinta dari Sidenreng. Surakarta: Indiva Media Kreasi.

Nasir, Muhammad. 1985. Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia.

Ratna, Nyoman Kutha. 2017. Antropogi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Retnoningsih Ana, Suharso. 2014. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Lux. Semarang: Widya Karya.

Semi, M. Atar. 2012. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Siswantoro. 2010. Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subroto. 1992. Penelitian Kwalitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suzana, Waridaj Ernawati. 2014. Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk Pelajar, Mahasiswa, dan Umum. Bandung: Ruang Kata.

Tarigan, Henry Guntur. 2015. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: CV Angkasa.

Published
2026-08-02
How to Cite
St. Nursaadah, AB Takko Bandung, & Ipa Bahya. (2026). Dimensi Religiusitas dalam Novel Sajak Rindu Lontara Cinta Dari Sidenreng Karya S. Gegge Mappangewa: Kajian Teori Religiusitas Glock dan Stark. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3404-3417. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4179
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)