Mitos dalam Ungkapan Pamali pada Tradisi Rambu Tuka’ Masyarakat Tana Toraja

  • Kristiani Melsi Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Andi Agussalim Aj. Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Aswati Asri Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: mitos, pamali, Rambu Tuka', strukturaslime, fungsionalisme, Tana Toraja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos dalam ungkapan pamali dan fungsi sosialnya dalam menjaga struktur dan harmoni sosial tradisi Rambu Tuka’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan strukturalisme Levi-Strauss untuk membedah sistem kognitif “struktur dalam” dan fungsionalisme Emile Durkheim untuk melihat fungsi sosialnya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan tokoh adat serta masyarakat setempat. Teknik analisis mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mitos dalam ungkapan pamali bukan sekadar cerita suprantural yang irasional, melaikan sistem klasifikasi kognitif yang memberikan makna pada setiap tindakan manusia. Secara fungsional, kepatuhan terhadap pamali berperan sebagai instrumen kontrol sosial yang memperkuat solidaritas mekanik, menjaga martabat klan (siri’), dan mengelola emosi kolektif masyarakat dari kecemasan akan bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mitos dalam ungkapan pamali bukan sekadar takhayul, melainkan manifestasi dari kecerdasan lokal (the savage mind) yang mengatur keteraturan masyarakat Toraja agar tetap berkelanjutan. Melalui kekuatan mitos, ungkapan pamali berhasil menyatukan aspek teologis, aspke sosiologis, dan aspek ekologis ke dalam satu kesatuan struktur yang harmonis dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahims-Putra, H. S. (2001). Strukturalisme Levi-Strauss: Mitologi dan Teodise. Yogyakarta: Galang Press

Aritonang, J. S. (2010). Budaya Toraja:Antara Tradisi dan Modernitas. Makassar: Penerbit Universitas Hasanuddin.

Dewantara, A dan Nurgiansah, Y. (2021). Pamali: Konsepsi Masyarakat Jawa Dalam Menjaga Harmoni dengan alam. Jurnal Studi Keislaman, 2(1), 1-10.

Dini, R., et al. (2024). Pamali: Nilai-nilai budaya masyarakat Desa Ngadipiro Mojokerto. Jurnal Lensa Budaya. 45-50.

Durkheim, Emile. (1915). The Elementary Froms of The Religious Life. (Joseph Ward Swain, Trans). George Allen & Unwin Ltd.

Kamal, (2012). Studi Komparatif Pamali dalam Berbagai Kebudayaan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Kebudayaan.

Kobong, Theodorus. (2008). Injil dan Struktur Sosial Masyarakat Toraja: Perjumpaan Injil dengan Aluk Todolo. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Lebang, J. B. (2011). Toraja: Ungkapan Refleksi Budaya. Makassar: Celebes Media Perkasa.

Levi-Strauss, C. (1963). Structural authropology (C. Jacobson & B. G. Schoepf, Trans). Basic Books.

Mattulada, H. A. (1985). Penyebaran dan Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan. Makassar: Bhakti Baru.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.

Parinding, D. (2007). Aluk Todolo: Agama Leluhur Masyarakat Toraja. Makassar: Pustaka Refleksi.

Prayoga, S. (2021). Pengaruh Pamali Sebagai Kearifan Lokal dalam Mewujudkan Nilai Dan Norma Dalam Kehidupan Sosial Generasi Z. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 517-577.

Salam, Abdul. (2015). Pamali dan Tradisi Lisan Masyarakat Toraja. Makassar: Balai Pustaka Wialayah Sulawesi.

Salombe, C. (1985). Orang Toraja dengan Ritus Kematiannya. Ujung Pandang: Balai Pustaka.

Sandarupa, Stanislaus. (2015). Kebudayaan Toraja: Logika Pemikiran Manusia Toraja. Makassar: De La Salle University Press.

Published
2026-09-02
How to Cite
Melsi, K., Andi Agussalim Aj., & Asri, A. (2026). Mitos dalam Ungkapan Pamali pada Tradisi Rambu Tuka’ Masyarakat Tana Toraja. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4071-4087. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4257
Section
Articles