Dinamika Psikologis Keluarga dalam Internalisasi Nilai Spiritual pada Anak Disabilitas Konginital

  • Abdul Kadir Universitas Sahid Surakarta, Indonesia
  • Anniez Rachmawati Musslifah Universitas Sahid Surakarta, Indonesia
  • Sri Ernawati Universitas Sahid Surakarta, Indonesia
Keywords: Dinamika Psikologis, Disabilitas Kongenital, Internalisasi Spiritual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika psikologis orang tua dalam menerima kondisi anak dengan disabilitas kongenital, menganalisis strategi serta mekanisme keluarga dalam menginternalisasikan nilai-nilai spiritual, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat selama proses internalisasi tersebut berlangsung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini melibatkan orang tua (ayah dan ibu) yang memiliki anak disabilitas bawaan sejak lahir serta informan pendukung seperti terapis dan guru di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik analisis tematik serta uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis orang tua berpusat pada penerimaan tanpa syarat (unconditional acceptance), rasa syukur yang mendalam, dan pemaknaan ulang secara spiritual (spiritual reframing) yang membangun resiliensi keluarga terhadap stigma sosial serta menumbuhkan optimisme hidup. Strategi internalisasi nilai spiritual dilaksanakan secara holistik sejak masa prenatal melalui stimulasi auditori Al-Qur'an dan adzan, yang dilanjutkan dengan pembiasaan ibadah kolektif harian seperti ta'lim keluarga dan shalat tahajud, keteladanan akhlakul karimah, pemanfaatan media digital keagamaan, serta pengondisian kedisiplinan dan kemandirian anak. Proses ini didukung oleh sinergi sistem pendukung keluarga, antusiasme religius anak yang tinggi, aksesibilitas tempat ibadah, dan kasih sayang orang tua. Adapun faktor penghambat utama mencakup keterbatasan motorik fisik anak, cemoohan lingkungan sekitar, serta keterbatasan waktu dan ekonomi orang tua. Kendati demikian, hambatan tersebut dapat diadaptasi secara fleksibel melalui kerja sama anggota keluarga besar. Secara keseluruhan, dimensi spiritual tidak hanya menjadi mekanisme koping individual, tetapi juga fondasi utama dalam membentuk karakter, optimisme, dan ketahanan psikologis keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar, B., Sanusi, S., Razali, R., Yeniningsih, T. K., & Mujiburrahman, M. (2023). Parenting education in Islamic families within the framework of family resilience in Aceh, Indonesia. BIOTIK: Scientific Journal of Biology Technology and Education, 7(2), 1121. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.17901

Adetya, S., Murti, T. R., & Yunanto, K. T. (2026). The role of spiritual moderation in well-being in the relationship between parenting stress and resilience in parents who have children with special needs. Environment and Social Psychology, 11(3). https://doi.org/10.59429/esp.v11i3.4572

Aini, D. K. (2023). Enhancing family resilience through spirituality and positive psychology-based interventions. Jurnal Ilmu Dakwah, 43(2), 361–374. https://doi.org/10.21580/jid.v43.2.13442

Anto, A. H. F. (2024). Living a post-disaster life: The role of cultural adaptability, coping strategies, and spiritual support on resilience among families affected by the Semeru eruption. IJIP Indonesian Journal of Islamic Psychology, 6(2), 108–136. https://doi.org/10.18326/ijip.v6i2.2431

Astuti, A. A. M. A., & Nur, H. (2025). Resiliensi sebagai mekanisme bertahan anak dalam dinamika keluarga yang tidak harmonis: Kajian literatur. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(2), 33–42. https://doi.org/10.56842/jpk.v2i02.488

Azizah, N. S. A. (2025). Ketahanan keluarga: Dinamika psikososial dalam transformasi nilai dan struktur sosial. Journal of Health Medical and Psychological Studies, 1(2), 27–35. https://doi.org/10.65310/d1rdej84

Black, K., & Lobo, M. L. (2008). A conceptual review of family resilience factors. Journal of Family Nursing, 14(1), 33–55. https://doi.org/10.1177/1074840707312237

Chairani, R., Palestin, B., & Nuraeni, A. (2023). The role of spirituality in the construction of healthy and resilient adolescent families. International Journal of Clinical Science and Medical Research, 3(12). https://doi.org/10.55677/ijcsmr/v3i12-02/2023

Dahlan, Z., Faridah, E. S., Sayekti, S. P., El-Hajar, M., & Djuanda, I. (2025). Children’s Quranic literacy as the foundation of family spiritual resilience. Communautaire Journal of Community Service, 4(3), 355–365. https://doi.org/10.61987/communautaire.v4i3.1525

Daryati, D., & Mulyeni, S. (2026). Penerimaan orangtua terhadap anak disabilitas. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 4(1), 131–142. https://doi.org/10.61132/observasi.v4i1.2050

Dewi, S. A. T., Herawati, T., & Muflikhati, I. (2024). Pengaruh fungsi keluarga, dukungan sosial, dan beban perawatan terhadap ketahanan keluarga yang tinggal bersama lansia. Center for Scientific Publication (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), 17(1), 30. https://doi.org/10.12962/j24433527.v17i1.19922

Ekşi, H., & Özkapu, D. E. (2023). A spiritual touch on family resilience: A positive psychology-based group study from burnout to hope. Spiritual Psychology and Counseling, 8(1), 47–66. https://doi.org/10.37898/10.37898/spc.2023.8.1.185

Giedrė, G. (2024). The significance of spirituality in accepting a child’s disability in the family [Institutional repository]. Klaipeda State University of Applied Sciences. https://vb.kvk.lt/KVK:ELABAETD198657094&prefLang=en_US

Hasanah, U., & Retnowati, S. (2019). Dinamika resiliensi ibu single parent dengan anak tuna ganda. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 3(3), 151. https://doi.org/10.22146/gamajop.44106

Hidayat, N., Suryanto, S., & Hidayat, R. (2023). Ketahanan keluarga dalam menghadapi keguncangan ekonomi selama pandemi. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 16(2), 120–132. https://doi.org/10.24156/jikk.2023.16.2.120

Hidayati, S. W., Muslikah, R., Munawaroh, H., Haryanto, S., & Salsabila, S. N. (2023). Parenting: Optimalisasi peran orang tua dalam membentuk elemen intrakulikuler anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2839–2850. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3467

Husna, S. M., & Hamdan, S. R. (2020). Peran religiusitas dalam penerimaan orangtua anak berkebutuhan khusus. Prosiding Psikologi, 6(2), 772–775. https://doi.org/10.29313/.v6i2.24423

Ikrom, B., Zalillah, N. F., Rohmah, N. W., Firnanda, N. E. P., Zamzami, M. S. F., & Sulaiman, M. S. (2025). Peran perkembangan motorik dan kognitif anak dalam perspektif psikologi agama Islam. Psikologi Konseling, 17(2), 103–113. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69413

Ilias, K., Cornish, K., Park, M. S., Toran, H., & Golden, K. J. (2019). Risk and resilience among mothers and fathers of primary school age children with ASD in Malaysia: A qualitative constructive grounded theory approach. Frontiers in Psychology, 9, 2275. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.02275

Khairani, N., Ginting, M. H., Budiman, I., & Lubis, L. (2025). Model pembentukan karakter Islami melalui internalisasi pada anak usia dini: Perspektif psikologi positif Islami. Continuous Education: Journal of Science and Research, 6(3), 827–840. https://doi.org/10.51178/ce.v6i3.2813

Krisnandari, A. A. I. W., Rahyanti, N. M. S., Sriasih, N. K., & Sari, N. M. C. C. (2023). Beban orang tua dalam merawat anak berkebutuhan khusus di Bali. Malahayati Nursing Journal, 5(4), 1221–1233. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i4.9585

Latifa, R., Nihayah, Z., Rokhim, M., Nurhasan, N., Murniasih, F., & Rismawati, R. (2024). Contributing factors of family resilience in Moslem population. Jurnal Indo-Islamika, 14(2), 432–443. https://doi.org/10.15408/jii.v14i2.42507

Leutar, Z., Sakic, M., Nikilc, J., & Strossmayer, J. (2025). The significance of spirituality for families living with disability. SWS International Scientific Conference on Social Sciences, 12, 517–524. https://doi.org/10.35603/sws.iscss.2025/s04.62

Lietz, C. A., Julien-Chinn, F. J., Geiger, J. M., & Piel, M. H. (2016). Cultivating resilience in families who foster: Understanding how families cope and adapt over time. Family Process, 55(4), 660–672. https://doi.org/10.1111/famp.12239

Luthfan, M. A., Fadhilah, N., Samiaji, S., Selvia, L., Bari, A., Sukino, S., & Zaenuddin. (2024). Penguatan ketahanan keluarga Muslim melalui internalisasi nilai-nilai aqidah, ibadah dan moderasi beragama. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(4), 898–911. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i4.22386

Nadrowska, N., Błażek, M., & Lewandowska-Walter, A. (2017). Family resilience—Definition of construct and preliminary results of the Polish adaptation of the Family Resilience Assessment Scale (FRAS). Current Issues in Personality Psychology, 5(4), 313–322. https://doi.org/10.5114/cipp.2017.67895

Ramadhan, R. (2025). Kontribusi ajaran Islam terhadap penguatan ketahanan keluarga Muslim di masa modern.

Rambe, N. (2024). Strategi guru dalam internalisasi nilai-nilai spiritual bagi siswa. Analysis, 2(2), 241–249. https://doi.org/10.65311/j.analysis.v2i2.613

Robianti, F., Kusumasari, H., Sasongko, M. A., & Nauriana, N. (2025). Narasi spiritual dan ketahanan psikologis anak: Studi wawancara tertulis bersama orang tua di PKBM Alam Jingga. Jurnal Pendidikan Non Formal, 2(4), 1–15. https://doi.org/10.47134/jpn.v2i4.2019

Rohmah, R. M., Yusuf, A., Azizah, R., & M, R. N. (2023). Peran pendidikan holistik bagi pengembangan karakter anak usia dini. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 154–165. https://doi.org/10.24269/dpp.v11i1.8268

Rohmah, U. N. R., Muafiah, E., Sofiana, N. E., & Adryanto, B. F. (2022). Bina ketahanan keluarga ojek online di Kabupaten Ponorogo pada masa pandemi Covid-19. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam, 21(1), 95–107. https://doi.org/10.14421/musawa.2022.211.95-107

Salimah, A. S., Al-Kautsar, M. I., Aisya, Msy., & Al-Kautsar, M. A. (2023). Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam mengembangkan kecerdasan spiritual. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 39–56. https://doi.org/10.37092/bouseik.v1i1.550

Sayyaf, R. T. F., & Robbie, R. I. (2021). Implikasi religiusitas, gaya hidup hedonis, dan gaji terhadap ketahanan keluarga. Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 16(1), 279–286. https://doi.org/10.32534/jv.v16i1.1852

Sembiring, T., Edwina, O. I. P., & Esparanci, J. (2023). Attention, interpretation, memory (AIM) and family resilience as flourishing determinants in early adult. Analitika, 15(1), 68–77. https://doi.org/10.31289/analitika.v15i1.9477

Setiawan, T., Wardani, R., & Theresia, E. (2022). The conditional effect of family resilience on family quality of life during the Covid-19 pandemic. F1000Research, 11, 1279. https://doi.org/10.12688/f1000research.125852.1

Shek, D. T. L. (2025). Mental health of young people in the post-pandemic era: Perspective based on positive psychology and resilience. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(10), 1574. https://doi.org/10.3390/ijerph22101574

Singh, P. S. J., Azman, A., Drani, S., Nor, M. I. H. M., & Ahmad, A. C. (2023). Navigating the terrain of caregiving of children with intellectual and developmental disabilities: Importance of benefit finding and optimism. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1). https://doi.org/10.1057/s41599-023-02211-x

Skaidrė, R., & Gelžinienė, G. (2024). The significance of spirituality in accepting a child’s disability in the family. Institutional Repository of Klaipeda State University of Applied Sciences. https://vb.kvk.lt/KVK:ELABAPDB214432705&prefLang=en_US

Solihin, St. A. H., & Nur, H. (2025). Resiliensi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. PESHUM: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 6243–6258. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9407

Uditha, S., & Bulathwatta, A. (2025). Predictability of the psychological impact of the economic crisis on family functioning within the family context in Sri Lanka. Frontiers in Psychology, 16, 1587710. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1587710

Walsh, F. (2003). Family resilience: A framework for clinical practice. Family Process, 42(1), 1–18. https://doi.org/10.1111/j.1545-5300.2003.00001.x

Widyawati, Y., Scholte, R. H. J., Kleemans, T., & Otten, R. (2022). Parental resilience and quality of life in children with developmental disabilities in Indonesia: The role of protective factors. Journal of Developmental and Physical Disabilities, 35(5), 743–758. https://doi.org/10.1007/s10882-022-09878-1

Yoga, M. (2017). Kebersyukuran pada orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. https://idr.uin-antasari.ac.id/8735/

Published
2026-08-19
How to Cite
Kadir, A., Musslifah, A. R., & Ernawati, S. (2026). Dinamika Psikologis Keluarga dalam Internalisasi Nilai Spiritual pada Anak Disabilitas Konginital . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3787-3798. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4261
Section
Articles