Representasi Eksploitasi Alam dan Krisis Ekologis dalam Cerpen Indonesia

  • Novi Maulidia Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia
  • Agik Nur Efendi Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia
Keywords: cerpen, representasi, krisis ekologis

Abstract

Krisis ekologis yang semakin kompleks mendorong karya sastra untuk menghadirkan refleksi kritis mengenai relasi manusia dengan alam, terutama melalui representasi eksploitasi dan degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi krisis ekologis dan relasi manusia dengan alam dalam cerpen Pohon-pohon Jalan Protokol karya Kiki Sulistyo dan Amarah dari Bukit karya Iyek Aghnia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan yang menjadikan teks cerpen sebagai sumber data utama. Data dikumpulkan melalui teknik simak-catat dan dianalisis menggunakan perspektif ekokritik untuk mengidentifikasi bentuk dominasi, eksploitasi, dan degradasi lingkungan yang direpresentasikan dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis ekologis direpresentasikan melalui komodifikasi alam, ketika pohon dipandang sebagai sumber keuntungan ekonomi dan bukan sebagai bagian dari ekosistem. Representasi tersebut juga memperlihatkan dominasi institusional melalui kebijakan penebangan pohon yang menempatkan lingkungan sebagai objek pengaturan berdasarkan kepentingan manusia. Selain itu, kerusakan bukit dan hilangnya vegetasi merepresentasikan konsekuensi eksploitasi alam yang didorong oleh ambisi memperoleh kemakmuran pribadi. Temuan penelitian menegaskan bahwa krisis ekologis dalam kedua cerpen tidak hanya berupa kerusakan fisik lingkungan, tetapi juga mencerminkan krisis etika dan paradigma manusia dalam memandang alam sebagai komoditas, sehingga sastra berfungsi sebagai medium kritik terhadap relasi manusia-alam yang tidak berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aghnia, I. (2025). Amarah Dari Bukit. Cerpen Republika.

Arbian, Y., & Sutrisno, A. J. (2025). Perbandingan Nilai Ekonomi Pohon Antara Metode Istem Dan Thyer. Jurnal Hutan Tropis, 13(1), 131–143.

Fatimah, A., Auliya, D., & Amalia, L. (2026). Penggunaan Teknik Membaca Kritis Untuk Meningkatkan Kemampuan Identifikasi Fakta Dan Opini Dalam Teks Berita. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 6051–6062. https://doi.org/https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1144

Firnanda, A., Ihsan, Z., Wardani, M. A. S., & Efendi, A. N. (2025). Narasi Alam dan Perempuan dalam Cerpen Pilihan Kompas Edisi 2025. Aliinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 5(3), 760–774.

Glotfelty, C., & Fromm, H. (1996). The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology. University of Georgia Press.

Hediani, N. N., Ekasriadi, I. A. A., & Gunartha, I. W. (2026). Konflik Ideologi Adat, Agama dan Kapitalisme dalam Cerpen Bahagia: Kajian Ekokritik Idiologis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(2), 1453–1466.

Husnullail, M., Risnita, Jailani, M. S., & Asbui. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Riset lmiah. Journal Genta Mulia, 15(0), 1–23.

Jannah, A., & Efendi, A. N. (2024). Kajian Ekologi Sastra ( Ekokritik ) dalam Antologi Puisi Negeri di atas Kertas Karya Komunitas Sastra Nusantara : Perspektif Lawrence Buell. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 77–90. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17182

Marcelina, S., & Sofyaningrum, R. (2026). Relasi Manusia Dan Alam Dalam Cerpen Kutukan Naga Jati Karya Teguh Satriyo: Analisis Ekokritik Sastra Dan Ekonomi Hijau. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 15(1), 92–108.

Meyresta, L., & Fasa, M. I. (2022). Etika pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dalam perspektif islam. Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah, 9(2), 85–96.

Mudin, M. I., Ouannes, M. H., & Saputri, N. (2025). Paradigma Dominasi Vis As Vis Harmoni Atas Alam: Studi Kritis Perspektif Teo-Ekologi Islam. Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy, 6(1), 91–124.

Nuryanti, D., Umamy, E., & Winarsih, A. R. (2025). Bahasa Dan Sastra dalam Krisis Iklim: Perspektif Ekokritik Indonesia. CV. Intelektual Manifes Media.

Prasetya, B. D., Sulistyorini, D., & Karkono, K. (2026). Manifestasi Ekokritik dalam Cerpen Korban Karbon: Perlawanan terhadap Krisis Ekologi dan Visi Restorasi Mangrove di Bengkalis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(3), 1954–1968.

Prastitasari, M. P., & Triyono, S. (2023). Krisis ekologi dalam antologi cerpen Nouvelles Vertes. Sawerigading, 29(2), 222–236.

Pratra, A. R. (2026). Pandangan Filsafat Postmodernisme Terkait Kerusakan Alam Yang Berakibat Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera. Unes Journal of Swara Justisia, 10(2), 359–365.

Qomaruddin, Q. H. S. (2026). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(6), 77–84. https://doi.org/https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Rahmawati, N., & Hamid, I. (2025). Manifestasi Antroposentrisme pada Pengelolaan Sumber Daya Alam di Desa Satui Barat Kabupaten Tanah Bumbu. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(1), 107–117.

Sari, P. R. S. E., & Prastiyo, W. E. (2023). Pendidikan Pemberdayaan Tumbuhan Langka Produk Ekspor Indonesia Dalam Perspektif Ekonomi (Mencangkup Ilmu Pengetahuan Alam Terintegrasi dalam Ilmu Ekonomi). Guepedia.

Silviyanti, S., Adistya, D., Dewi, C., & Haros, S. S. (2026). Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan: Perspektif Multidisipliner. Cv. Edu Akademi.

Sulistyo, K. (2023). Pohon-pohon Jalan Protokol. Cerpen Kompas.

Syaipudin, L. (2025). Pengantar penelitian lapangan sederhana berbasis jurnalistik (Kualitatif, kuantitatif, R&D dan studi kepustakaan). Dawarmiyata Press LPPM STIE Al-Anwar.

Tampilang, R. (2023). Dualisme Ekosentrisme dan Antroposentrisme: Sebuah Implikasi Teologis Kejadian 1-3 dan Respon terhadap Gerekan Ekofeminis dalam Melihat Tindakan Eksploitasi Lingkungan. Mello: Jurnal Mahasiswa Kristen, 4(2), 18–36.

Totona, S., Ismail, B., Shasvita, R., Lolita, V., & Francisca, Y. (2026). Konsekuensi Pertambangan terhadap Krisis Sosio-Ekologis di Wilayah Teluk Kao. Journal of Syntax Literate, 11(1), 512.

Wahyudin, S., Wiyatmi, W., & Efendi, A. (2026). Krisis Ekologi dan Etika Ekologis dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 14(2), 359–366.

Yamin, M., Khairuddin, K., & Artayasa, I. P. (2025). Biodiversity Conservation through the Ecological Approach of Philemon buceroides on Moyo Island, West Nusa Tenggara. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 5750–5758.

Zalil, M. A., & Oktafiandri, A. N. (2026). Desa dan Kota: Fondasi Negara dan Ekspansi Kekuasaan. Sada Kurnia Pustaka.

Published
2026-09-30
How to Cite
Maulidia, N., & Efendi, A. N. (2026). Representasi Eksploitasi Alam dan Krisis Ekologis dalam Cerpen Indonesia. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4558-4568. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4448
Section
Articles