Makna Simbol dalam Perayaan Jepe Syura Sepuluh Muharram di Pulau Barrang Lompo Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar

  • Muhammad Saiful Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Perayaan jepe syura, makna simbol, pendekatan semiotik

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah Makna Simbol Pada Perayaa Jepe Syura di Pulau Barrang Lompo Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar Pendekatan Semiotik. Penelitian ini bertujuaan untuk mengkaji informasi mengenai Makna Simbol pada Perayaan Jepe Syura di Pulau Barrang Lompo Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian lapangan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh berdasarkan data yang diteliti yang berkaitan dengan masalah yang menjadi fokus penelitian.Pengumpulan data peneliti ini dilakukan dengan teknik wawancara, simak catat, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Makna Simbol Perayaan Jepe Syura di Pulau Barrang Lompo Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar menggunakan Pendekatan Semiotik yang terdapat simbol benda dan simbol suasana pada Jepe Syura.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif HM, M. Si dan Saeful Bahri, S. Ag. (ed) 2009. Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia 1. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta.

Alam, Muhammad. 2016. Simbol Dalam Kandre Jawa. Skripsi tdak diterbitikan. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Aminuddin. (1995) Pengantar Presiasi Karya Sastra. Bandung. Sinar Biru.

Aziz, Hamka Abdul. 2012. Karakter Guru profesional. Jakarta: Al-mawardi Prima.

Badrun, Ahmad. 1989. Teori Puisi Jakarta P2LPTK. Pelajar Departeman Pendidikan dan Kebudayaan.

Barthes, Roland. 1988. The Semiotics Challenge New York: Hill and Wang.

Bagdan, R. C dan Biklen, S.K (1982). Qualitative Research For Education: An Introduction to Thery and Mehtods, Boston: Allyn and Bocon.Inc.

Coding, Diana. 2016. Semiotik Lagu-lagu Iwan Eals. Vol 1. Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Denasi, Marcel. 2004. Pesan Tanda, dan Makna Buku Teks Besar Mengenai Semiotik dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Endraswara, Suwardi. 2008 Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri.

Haliday, David & Resnick Robert, 1992. Fisika Jilid Ketiga diterjrmahkan oleh Pantur Silaban dan Erwin Sucipto. ITB. Bandung.

Hartoko, Dick, 1984. Manusia dan Seni. Yogyakarta:Kanisius.

Herusantoto, Budiono. 2000. Simbolisme dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya.

Hawkes, Terence.1978. Strukturalism end Semiotics. London: Methuen.

http://id.wikipedia.org/wiki/ Jepe+Syura. Diakses pada tanggal 25 Januari.

Jabrohim. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta Haninditan Graha Widya.

Kattsoff, L.O. 1990. Pengantar Filsafat. Yogyakarta, Tiara Wacana: 321.

Kryantono, Rachmat. 2010. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Pradana Media Graup.

Kampoh, Usman. 2012. Kajian Semiotik Puisi Hitam Karya W. S Rendra. Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Littlejoh, 2009. Teori Komunikasi.Jakarta: Salemba Humanika.

Luxemburg. Jan van dkk.1984. Pengantar Ilmu Sastra. Di Indonesiakan. Dick Hartako. Jakarta: Gramedia.

Monsoer Pateda. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta. Rineka Cipta.

Nurgyantoro, B. (2005). Teori Pengkaji Fiksi: Yogyakarta: UGM Press.

Pradapo, Rachmat Djoko. 2009. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santoso, Puji. 2013. Ancangan dan Kajian Sastra. Bandung: CV Angkasa

Sudjiman dan Van Zoest, (ed). 1992. Serba-serbi Semiotika. Jakarta: Gramedia.

Sudaryat, Yayat. 2009. Makna dalam Wacana. Bandung: CV Yrama Widya.

Sugihastuti, 2007. Teori Apresiasi Sastra.Yogyakarta: Pustaka Belajar

Suharianto, S. 1982. Dasar-dasar Teori Sastra. Surabaya: Widyaduta.

Sobur, Alex 2004. Semiotik Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Wahyono, Teguh. 2004. Sistem Informasi Konsep Dasar Desain dan Implementasi Graha Ilmu, Yogyakarta.

Published
2022-12-29
How to Cite
Saiful, M. (2022). Makna Simbol dalam Perayaan Jepe Syura Sepuluh Muharram di Pulau Barrang Lompo Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 2(4), 535-545. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i4.445
Section
Articles