Konsep Siri` dalam Budaya Luwu dan Relevansi dalam Pembelajaran PPKn

  • Megawati Megawati Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Sunarni Yassa Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nurul Ain Islami Universitas Cokroaminoto Palopo
Keywords: Budaya Siri SMA Negeri 8 Luwu Utara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan Konsep siri` dalam Lingkungan SMA Negeri 8 Luwu Utara. (2) relevansi budaya siri` peserta didik SMA Negeri 8 Luwu Utara dalam hubungannya dengan pembelajaran PPKn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mewawancarai guru dan peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis data data Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Penerapan konsep siri` dalam lingkungan SMA Negei 8 Luwu Utara telah sepenuhnya terlaksanakan dengan sangat baik berdasarkan diterapkannya 4 (empat) komponen nilai-nilai budaya Luwu yakni nilai Adele` (Adil), nilai Lempu`(Jujur), nilai Tengeng (Benar) dan nilai Getteng (Konsisten/Teguh). Hal tersebut terbukti dengan guru yang memberikan contoh teladan bagi peserta didik dalam berperilaku adil dengan tidak membeda-bedakan teman, berperilaku jujur dalam berkata, berpakaian sekolah sesuai dengan tata tertib sekolah dan konsisten dengan tepat waktu dalam mengumpulkan tugas. (2) Budaya siri` Peserta Didik SMA Negeri 8 Luwu Utara memiliki relevansi yang kuat terhadap pembelajaran PPKN yaitu dalam hal norma. Norma tersebut terdiri dari 3 (tiga) macam, yakni norma agama, norma hukum dan norma kesopanan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, K. (2022). Metologi Penelitian Kuantitatif.Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini Anggota IKAP.Abidin, A. Z. (2012). Capital Selekta Kebudayaan Sulawesi Selatan.Ujung Pandang: Hasanuddin University.Ahdar Djamaluddin, W. (2019). Belajar & Pembelajaran 4Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagodis.Sulawesi Selatan: CV. Kaaffah Learning Center.Andi Ibrahim, D. (2018). Metologi Penelitian.Makassar: Gunadarma Ilmu.Anslem Strsuss, J. C. (2013). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif Tatalangkah dan Teknik-Teknik Teoritisasi Data.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Durkheim. (1984). The Division of Labour in Society .London: Macmillan Press.Hardani, d. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, Cet I.yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.Indonesia, P. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.Jakarta: Sekretariat Negara.Komang Sukendra, K. S. (2020). Instrumen Penelitian.Pontianak: Mahameru Press.Magfirah, S. (2016). Siri` Na Pacce dalam Suku Makassar Persfektif Al-Qur`an dan Hadist. Tahdis, 159-160.Matthes, B. (1969). Over de Ada`s of Gewoonten der Makassaren en Boegineenzen.Newyork: Doubleday Company.Miles B.M, H. (2009). Analisis Data Kualitatif.Jakarta: UI Press.Moh. Ali Fadillah, I. S. (2000). Kedatuan Luwu Persfektif Arkeologi, Sejarah dan Antropoli.Makassar: Lembaga Penerbitan Universitas Hasanuddin atas kerjasama dengan Institut Etnografi Indonesia.Moleong, L. (2011). Metologi Penelitian Kualitatif.Bandung: Rosdakarya.Mujinem. (1993). Fungsi Folklor Lisan (Ungkapan Tradisional) Dalam Kehidupan Orang Jawa. Cakrawala Pendidikan , 33.

DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraISSN2807-7504423Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi disertai Contoh Proposal).Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN "Veteran" Yogyakarta Press.Nuryadi, T. (2017). Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X.Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.Pangerang, A. A. (2000). Kedatuan Luwu Persfektif, Arkeologi, Sejarah dan Antropologi.Makassar: Lembaga Penerbitan Universitas Hasanuddin atas kerja sama dengan Institut Etnografi Indonesia.Penyusun, T. (2008). Kamus Bahasa Indonesia.Jakarta: Kamus Pusat Bahasa.Permendikbud. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia.2008: Balai Pustaka.Permendiknas. (2006). Standar Sistem Pendidikan Nasional.Jakarta: Kemendikbud.Riadi, S. (2019, Juni). Mattulada, LATOA: Antropologi Politik Orang Bugis Karya. Pangadereng, Volume 5, Nomor 1, pp. 37-42.Riduwa. (2007). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian .Bandung: Afabeth.Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian.yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia.Samsuri. (2011). Pendidikan Karakter Warga Negara.Yogyakarta: Diandra Pustaka Indonesia.Sanasintani. (2020). Penelitian Kualitatif.Palangkaraya: Penerbit Selaras Perum. Pesona Griya Asri A-11.Sandu Siyoto, M. A. (2015). Dasar Metologi Penelitian.Yogyakarta: Literasi Media Publishing.Subri, I. M. (2016). Kajian Rekontruksi "Budaya Siri" Bugis ditinjau dari Pendidikan Islam. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 11.Sugiharto, D. (2007). Psikologi Pendidikan.Yogyakaarta: UNY Press.Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.Bandung: ALFABETA, CV.Suharsimi, A. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi VI, Cet ke 13.Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.Sukmadinata. (2009). Landasan Psikologi dan Proses Pendidikan.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.Susanto, A. (2015). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar.Jakarta: Prenada Media Group.Tersiana, A. (2018). Metode Penelitian. Anak Hebat Indonesia, 74. Yassa, Sunarni dan Hidayat, Wahyu. (2023). Nilai-Nilai Filosofis Budaya Luwu dalam Pembelajaran AntiKorupsi. Jurnal Sinestesia, 1043.Yunus. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Periode Tomanurung. Mimbar Agama Budaya, 36-42.

Published
2024-08-31
How to Cite
Megawati, M., Sunarni Yassa, & Nurul Ain Islami. (2024). Konsep Siri` dalam Budaya Luwu dan Relevansi dalam Pembelajaran PPKn. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 4(3), 411-423. https://doi.org/10.53769/deiktis.v4i3.446
Section
Articles