Bahasa Pelesetan sebagai Olok-olokan dalam Roasting Kiki Saputri di YouTube Channel

  • Nanik Setyawati Universitas PGRI Semarang
  • Eva Ardiana Indrariani Universitas PGRI Semarang
  • Icuk Prayogi Universitas PGRI Semarang
Keywords: bahasa pelesetan, olok-olokan, roasting

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sasaran bahasa pelesetan sebagai olok-olokan dalam roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Penelitian berjenis kualitatif ini bersumber data dari roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Data berupa bahasa pelesetan dalam roasting tersebut. Data divalidasi dengan triangulasi sumber. Sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Dalam penelitian ini dimanfaatkan metode agih dan metode padan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahasa pelesetan sebagai olok-olokan ditujukan kepada: crazy rich, artis, gubernur, politikus, menteri, dan anggota DPR. Pelesetan sebagai olok-olokan kepada crazy rich paling dominan ditemukan karena terdapat kedekatan emosional antara Kiki Saputri dengan para crazy rich. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar bagi peneliti lain saat meneliti hal serupa; memberi wawasan kepada khalayak luas akan adanya wujud kreativitas bahasa berupa bahasa pelesetan, dan memotivasi pengguna pelesetan agar dapat menggunakan bahasa pelesetan dengan lebih baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arumi, S. et al. (2021). “Ragam Fungsi Bahasa Pelesetan Pada Singkatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Era Pandemi Covid-19”. Indonesian Journal of Learning Studies IJLS, 1 (3), 207 – 222.

Azmin, G.G. & Kiftiawati. (2021). “Plesetan Berbahasa pada Stiker Media Percakapan Daring Whatsapp”. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni 2021 Vol. 1.

Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Creswell, J.W. (2015). “Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan. Alih Bahasa oleh Ahmad intang Lazuardi”. Dari Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches (2013). Cetakan 1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kridalaksana, H. (2015). Kamus Linguistik. Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lincoln, Y.S. & Guba, E.G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills: Sage Publication.

Markhamah, M.; Imron, A., Sabardila, A.; & Rustini, S. P. (2020). Reaktualisasi Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Mayasari, I & Sulis Setiawati. (2019). “Pelesetan Nama-Nama Tempat: Sebuah Permainan Bahasa”. Jurnal Deiksis, 11 (3), 244 – 256.

Ningsih, N.A. et al. (2023). “Analisis Makna dan Pelesetan Berbahasa pada Stiker Media Percakapan Whatsapp Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia Universitas Islam Riau”. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(1), 114 – 119.

Santosa, R. (2021). Dasar-dasar Metode Penelitian Kualitatif Kebahasaan. Surakarta: UNS Press.

Sari, C.P.; Idawati; & Usman. (2023). Penggunaan Pelesetan pada Video di Media Sosial Tik Tok. Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST), 5 (2), 182 – 191.

Sarlina, S. (2018). Alasan Penggunaan Pelesetan Bahasa Indonesia di Media Sosial Facebook. Jurnal Idiomatik, 1(1), 10 –16.

Sibarani, R. (2003). “Fenomena Bahasa Plesetan dalam Bahasa Indonesia” dalam Linguistik Indonesia: Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia, Agustus, Nomor 2.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma APPTI Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia).

Wijana, I D. P. (2003). Wacana Dagadu, Permainan Bahasa, dan Ilmu Bahasa. Universitas Gadjah Mada. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar.

Published
2024-06-15
How to Cite
Setyawati, N., Eva Ardiana Indrariani, & Icuk Prayogi. (2024). Bahasa Pelesetan sebagai Olok-olokan dalam Roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 4(2), 94-106. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/639
Section
Articles