Pelatihan Pembuatan Fungi Mikoriza Arbuskula Sebagai Solusi Budidaya Hortikultura: Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 19 Nopember, Kolaka

  • Ruslin Hadanu Prodi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Halim Halim Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Muzuni Muzuni Program Studi Bioteknologi FMIPA Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Basrudin Basrudin Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Muhtar Amin Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Nursalam Nursalam Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
Keywords: Pemberdayaan, Fungi, Mikoriza, Arbuskula, Hortikultura

Abstract

Fungi Mikoriza Arbuskula merupakan jenis jamur yang memiliki peran penting dalam meningkatkan penyerapan nutrisi, sehingga sangat relevan untuk mengatasi permasalahan degradasi tanah yang terjadi di wilayah sasaran. Kondisi tanah yang terus menurun akibat penggunaan pupuk kimia secara intensif memerlukan solusi berkelanjutan untuk mendukung produktivitas pertanian hortikultura. Pelatihan pembuatan pupuk mikoriza arbuskula dilaksanakan sebagai solusi bagi petani untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sekaligus memperbaiki kualitas tanah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pupuk mikoriza arbuskula secara mandiri, melalui metode pemaparan teori dan sesi praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 40%, dengan keberhasilan 90% peserta dalam memproduksi pupuk mikoriza arbuskula. Dampak positif terlihat dari penurunan penggunaan pupuk kimia hingga 50%, yang berkontribusi pada penurunan biaya produksi dan perbaikan kualitas tanah secara bertahap. Manfaat jangka panjang dari penerapan pupuk mikoriza arbuskula mencakup peningkatan ketahanan ekonomi lokal melalui pengurangan ketergantungan pada input eksternal, serta dukungan terhadap praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan pupuk mikoriza arbuskula memiliki potensi untuk mendukung pemulihan tanah, meningkatkan produktivitas jangka panjang, dan mendukung keberlanjutan pertanian. Temuan ini menggarisbawahi relevansi pupuk mikoriza arbuskula sebagai alternatif inovatif dan berkelanjutan yang dapat diadopsi lebih luas untuk pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aninsi, E. I., Basir, M., Toana, M. R. C. (2024). Karakteristik Mikoriza Di Pertanaman Jagung (Zea mays L.). Agrotekbis, 12(3):558-566.

Armansyah, Herawati, N. dan Kristina, N. 2019. Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) di Rizosfer Tanaman Bengkuang (Pachyrizhus erosus (L) Mrb) Pada Berbagai Tipe Rotasi Pertanaman. Jurnal Agroteknologi Universitas Andalas. 3(1), 8-14. www.jagur.faperta.unand.ac.id.

BPS Kolaka. (2024, 24 Juli). https://kolakakab.bps.go.id/statictable/2017/12/19/543/ luas-tanam-luas-panen-dan-produksi-tanaman-padi-sawah-menurut kecamatan-di-kabupaten-kolaka-2016.html; diakses pada tanggal 24 Juli 2024.

BPS Kolaka. (2022, 24 Juli). Kecamatan Wundulako Dalam Angka 2022. https://kolakakab.bps.go.id/publication/2021/02/26/744186115fd7411c17 ba0301/kabupaten-kolaka-dalam-angka-2021.html; diakses pada tanggal 24 Juli 2024.

Hajoeningtijas, O.D. dan Suyadi, A. (2011). Transfer Teknologi Perbanyakan Pupuk Hayati Mikoriza Pada Petani Sebagai Upaya Mendukung Pertanian Berkelanjutan. AGRITECH. 8(2), 125-139.

Halim, Sabaruddin, L., Arma, M. J., Rembon, F. S., dan Iswandi, M. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik-Plus Fungi Mikoriza Arbuskula pada Kelompok Tani Desa Puuwehuko Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. 3(6), 825-831. DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1874.

Suharno, Sancayaningsih, R.P. (2013). Fungi Mikoriza Arbuskula: Potensi teknologi mikorizoremediasi logam berat dalam rehabilitasi lahan tambang. Bioteknologi. 10(1), 31-42.

Halim, Rembon, F.S.dan Resman. (2021). Naskah Paten: Metode PembuatanPupuk Bio.Organik Berbasis Fungi Mikoriza dan Cara Penggunaannya. Paten No. IDP000074509. Tanggal Pemberian: 26 Januai2021.

Hermawan, H., Muin, A., Wulandari, R. S. (2015). Kelimpahan Fungi Mikoriza Arbuskula (Fma) pada Tegakan Ekaliptus (Eucalyptus Pellita) Berdasarkan Tingkat Kedalaman di Lahan Gambut. Jurnal Hutan Lestari. 3(1): 124–132.

Nurlaila, A., Kosasih, D., Herlina, N., Giwantara, M., Walinda, W. (2022). Pelatihan Perbanyakan Pupuk Hayati Mikoriza Kepada Kelompok Tani Desa Karangsari Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Journal of Innovation and Sustainable Empowerment. 1(2): 37-42. https://doi.org/10.25134/jise.v1i2.18.

Sari, M., Husna, Hadini, H., dan Tuheteru, F. D.(2024). Uji Efektivitas Fungi Mikoriza Arbuskula Lokal dan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Jeruk Keprok Siompu pada Media Tanah Pascatambang Aspal Buton. Journal of Agronomi Research, 12 (1): 33-42. DOI: https://doi.org/10.33772/bpa.v12i1.904.

Selvakumar, G., Shagol, C.C., Kang, Y., Chung, B.N., Han, S.G., and Sa, T.M.(2018). Arbuscular mycorrhizal fungi spore propagation using single spore as starter inoculum and a plant host. Journal of Applied Microbiology. 124, 1556-1565.

Setyaningsih, L., Anen, N., Sasongko, D. A., Gunawan, A., Supriyanto, B. (2023). Pengembangan Pupuk Hayati Mikoriza oleh Petani Hutan Cisangku, Desa Malasari, Kabupaten Bogor. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 206-215.

Published
2024-12-28
How to Cite
Hadanu, R., Halim, H., Muzuni, M., Basrudin, B., Amin, M., & Nursalam, N. (2024). Pelatihan Pembuatan Fungi Mikoriza Arbuskula Sebagai Solusi Budidaya Hortikultura: Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 19 Nopember, Kolaka. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1973-1982. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1083