Pemanfaatan Serai Sebagai Bahan Alami untuk Pembuatan Spray Anti-Nyamuk Ramah Lingkungan Di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros

  • Hasisa Haruna Program Studi Kewirausahaan, Universitas Negeri Makassar
  • Sri Asmirani Program Studi Bisnis Digital, Universitas Negeri Makassar
  • Fandi Ahmad Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Makassar
  • Vika Puji Cahyani Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Makassar
  • Dewiyanti Fadly Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Makassar
Keywords: Serai, Cymbopogon Citratus, Spray Anti Nyamuk, Bahan Alami, Ramah Lingkungan

Abstract

Dalam kondisi tropis di Indonesia, penggunaan produk antinyamuk menjadi umum dilakukan oleh masyarakat sebagai langkah pencegahan. Berbagai produk kimia yang mengandung DEET telah terbukti efektif dalam mengurangi gigitan. Dalam menghadapi dampak samping dari penggunaan produk kimia ini, alternatif pendekatan pencegahan penyakit melalui nyamuk mulai mendapatkan perhatian. Masyarakat mulai memanfaatkan metode yang lebih alami, seperti pengusir nyamuk berbahan dasar dari serai. Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, merupakan daerah dengan potensi besar untuk budidaya serai. Namun, pemanfaatan tanaman serai untuk pembuatan produk-produk olahan masih terbatas, dan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat tanaman ini dalam pengusiran nyamuk serta cara pengolahannya masih sangat minim. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan serai sebagai bahan alami dalam pembuatan spray anti-nyamuk di Kecamatan Tanralili. Kegiatan dilakukan menjadi 3 sesi yaitu sesi pengenalan, Pembuatan Spray Anti Nyamuk dan sesi Praktik dengan luaran berupa produk spray anti-nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil mencapai tujuan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui solusi alami yang ramah lingkungan. Masyarakat Tanralili lebih sadar akan manfaat tanaman serai, tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan alami yang berguna untuk kesehatan. Melalui pelatihan budidaya serai dan pengolahan produk, masyarakat Tanralili berhasil membuka peluang ekonomi baru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiana, C., Mulynaingsih, S., Nursuciani, M., & Mulyani, L. (2022). Penggunaan Minyak Tanaman Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L) Sebagai Repellent Senyawa Lipid Alami Nyamuk. Jurnal Life Science: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4(1). https://doi.org/10.31980/jls.v4i1.1656
Arfah, A. M., Indasah, I., & Nurwijayanti, N. (2024). Edukasi Pengendalian Vektor Nyamuk sebagai Pembawa Penyakit pada Siswa SMAN 26 Maluku Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(1), 163–168. https://doi.org/10.54082/jpmii.342
Boleng, O. A., Ginting, K. B., & Ariyanto, A. (2022). Analisis Regresi Data Panel Untuk Kasus Demam Berdarah Dengue Di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Diferensial, 4(2), 75–83. https://doi.org/10.35508/jd.v4i2.8286
Choudhary, N. L., Kumawat, P., Patel, P., & Chishty, N. (2022). Dengue and natural remedies for its prevention and control: A review. International Journal of Mosquito Research, 9(6), 107–115. https://doi.org/10.22271/23487941.2022.v9.i6b.646
Fadilla, Z., Upik Kesumawati Hadi, & Surachmi Setiyaningsih. (2015). Bioekologi vektor demam berdarah dengue (DBD) serta deteksi virus dengue pada Aedes aegypti (Linnaeus) dan Ae. albopictus (Skuse) (Diptera: Culicidae) di kelurahan endemik DBD Bantarjati, Kota Bogor. In Jurnal Entomologi Indonesia (Vol. 12, Issue 1, pp. 31–38). https://doi.org/10.5994/jei.12.1.31
Handaratri, A., Putra, Z. K., & Ulhaq, S. D. (2022). Desain Obat Nyamuk Elektrik dari Minyak Atsiri Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.). Prosiding SENIATI, 6(3), 675–682. https://doi.org/10.36040/seniati.v6i3.4973
Lemba, S. E. P., Setiyawan, D., & Sekarwati, N. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue terhadap penurunan container index. Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Indonesia, 12(1), 45–53. https://doi.org/10.47317/mikki.v12i1.525
Mahmudi, M., Santoso, H., & Laili, S. (2019). Uji Insektisida Serai (Cymbopogon nardus) dan Daun Zodia (Evodia Suaveolens) Terhadap Mortalitas Nyamuk (Aedes aegypti). In Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) (Vol. 2, Issue 1). https://doi.org/10.33474/j.sa.v2i1.3741
Mathilda, F. (2022). Pendidikan Kesehatan Tentang Demam Berdarah Di Sdn 3 Jeungjingrigil Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Difusi, 4(2), 51. https://doi.org/10.35313/difusi.v4i2.2307
Mayura, S., & Siriporn, P. (2014). Mosquito repellent from Thai essential oils against dengue fever mosquito (Aedes aegypti (L.)) and filarial mosquito vector (Culex quinquefasciatus (Say)). African Journal of Microbiology Research, 8(17), 1819–1824. https://doi.org/10.5897/ajmr2014.6737
Nadifah, F., Farida Muhajir, N., Arisandi, D., & D. Owa Lobo, M. (2017). Identifikasi Larva Nyamuk Pada Tempat Penampungan Air Di Padukuhan Dero Condong Catur Kabupaten Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), 172. https://doi.org/10.24893/jkma.10.2.172-178.2016
Pribadi, T., Wardah, A., Wulan Adha, A., Agustina, M., Safutri, A., & Cahyani, R. (2022). Tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue di Kelurahan Pidada. Journal of Public Health Concerns, 2(3), 167–173. https://doi.org/10.56922/phc.v2i3.248
Raharja, S. J., & Chan, A. (2022). Perilaku Konsumen Hijau Pada Remaja : Studi Di Daerah Aliran Sungai Citarum Jawa Barat Indonesia. AdBispreneur, 6(3), 281. https://doi.org/10.24198/adbispreneur.v6i3.35290
Rumbiak, H. (2024). Karakteristik Penderita Malaria Di Kota Jayapura, Papua selama Januari - Desember 2021. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(5), 39–44. https://doi.org/10.62504/jimr421
Sari, V., Gafur, A., & Sari, D. R. (2023). Efektivitas Minyak Serai Sebagai Bioinsektisida Nyamuk. Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM), 3(1), 28–36. https://doi.org/10.31004/jestm.v3i1.96
Sarni, Anwar, R., & Sayono. (2023). Aktivitas Repelensi Ekstrak Etil Asetat dan Metanol Rimpang Lengkuas Terhadap Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(Oktober), 11–18. https://doi.org/10.26714/pskm.v1ioktober.233
Setiyaningsih, R., Yanti S, A. O., Lasmiati, L., Mujiyono, M., Prihatin, M. T., Widiarti, W., & Garjito, T. A. (2019). Keanekaragaman Anopheles dalam Ekosistem Hutan dan Resiko Terjadinya Penularan Malaria di Beberapa Provinsi di Indonesia. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 29(3). https://doi.org/10.22435/mpk.v29i3.1460
Taufiq, T., & Khatimah, H. (2023). Pembuatan Spray Herba Serai Wangi (Cymbopogon nardus L) Sebagai Anti Nyamuk Culex s.p. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 12(1), 94. https://doi.org/10.30591/pjif.v12i1.4628
Vinayagamoorthy, P., Senthilkumar, B., Patchiyappan, K., & Kavitha, R. (2017). Microencapsulated lemongrass oil for mosquito repellent finishing of knitted cotton wear. Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 10(6), 303–307. https://doi.org/10.22159/ajpcr.2017.v10i6.18077
Vitaningtyas, Y., Agustiningrum, M. Y. D., Shella, S., Prisilia, C., & Putri, C. E. T. (2019). Pengolahan Serai Sebagai Tanaman Obat Pengusir Nyamuk Bersama Anak-Anak Di Pemukiman Pemulung Blok O Yogyakarta. ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 14–23. https://doi.org/10.24071/aa.v2i1.2124
Wijirahayu, S., & Sukesi, T. W. (2019). Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan Kabupaten Sleman. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(1), 19. https://doi.org/10.14710/jkli.18.1.19-24
Published
2025-03-22
How to Cite
Haruna, H., Asmirani, S., Ahmad, F., Cahyani, V. P., & Fadly, D. (2025). Pemanfaatan Serai Sebagai Bahan Alami untuk Pembuatan Spray Anti-Nyamuk Ramah Lingkungan Di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros . Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 492-501. Retrieved from https://dmi-journals.org/jai/article/view/1408