Sosialisasi Pencegahan Stunting Dalam Rangka Meningkatkan Pemahaman Ibu Hamil Di Desa Pingit Kecamatan Rakit Kabuapten Banjarnegara

  • Aras Prasetiyo Nugroho Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Raphaela Maryam Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Azzaria Ainun Nisa Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Nurul Itsnaini Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Khashia Embun Fuada Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Putri Aprilia Rini Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Saula Syakila Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Abiyuzaki Arrokhman Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Cika Rayi Kiwangi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Audy Febiyanti Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Yudhistira Firdaus Widyadana Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
  • Joel Visi Abianto Siallagan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia
Keywords: stunting, ibu hamil, pencegahan, pengabdian masyarakat, desa pingit

Abstract

Kegiatan pengabdian ini melibatkan 15 ibu hamil sebagai subjek utama, kader kesehatan, dan mahasiswa KKN UNSOED. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus pemahaman masyarakat mengenai stunting, yang mencakup penyebab, dampak, serta cara pencegahan stunting. Metode sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif melalui focus group discussion (FGD), dan sosialisasi dilakukan dengan ceramah interaktif menggunakan media PowerPoint, leaflet, video edukatif, serta pretest dan posttest menggunakan Google Form. Analisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dengan skor rata-rata meningkat dari 7,07 menjadi 8,07 (p = 0,026). Jumlah ibu dalam kategori “baik” meningkat dari 53,33% menjadi 66,67%, dan tidak ada lagi peserta pada kategori “kurang”. Selain itu, miskonsepsi kritis berhasil dieliminasi sepenuhnya. Dengan demikian, program edukasi berbasis partisipasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil, sekaligus berpotensi mendukung pencegahan stunting di Desa Pingit.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alauddin Yusuf, N, Baiq Putri Handayani, Yunjo Rendha As-shifa, Isnaeni Uswatun Hasanah, Cindy Olifia, Ani Asmawati, Gading Renandra, Puspa Indriyani, dan Chintia Rahma Widya Putri. (2024). Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Tentang Stunting Melalui Program Penyuluhan Kesehatan Terpadu di Desa Bugel dengan Pendekatan Edukasi dan Berkelanjutan untuk Peningkatan Gizi Anak. Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.23917/abdimas.5204

Elsera, C., Soniya, S., Marwanti, M., SARI, D. P., & Hamranani, S. S. T. (2024). Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Masa Kehamilan Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Triage: Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(2), 80-86.

https://doi.org/10.61902/triage.v10i2.912

Fitriani, Barangkau, Masrah Hasan, Ruslang, Eka Hardianti, Khaeria, Resti Oktavia, dan Selpiana. (2022). Cegah Stunting Itu Penting! Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik, 4(2), 63–67. https://doi.org/10.54339/jurdikmas.v4i2.417

Kemenkes. (2025). Prevalensi Stunting Indonesia Turun ke 19,8%. https://stunting.go.id/prevalensi-stunting-indonesia-turun-ke-198/ , diakses pada 19 Agustus 2025

Kristiyanti, R., Khuzaiyah, S., & Susiatmi, S. A. (2021). Mother’s knowledge and attitude related to stunting prevention. 10.30591/siklus.v10i1. 2229.g1342, diakses pada 17

Agustus 2025

Nasution, A. N., Maimunah, R., & Sitorus, N. Y. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Pagambiran. Excellent Midwifery Journal, 7(1), 47-53.

Ponamon, J. F., Makausi, E., & Tungka, K. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Anak. DHARMA MEDIKA, 4(1), 27-31.

https://doi.org/10.70524/2ckrcw64

Pusmaika, R., Novfrida, Y., Simatupang, E. J., Djami, M. E., & Sumiyati, I. (2022). Hubungan Usia Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Tangerang. Indonesian Health Issue, 1(1), 49-56. https://doi.org/10.47134/inhis.v1i1.11

Riyanti, E., Wahyu Widodo, dan Rina Saputri. (2022). Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pendidikan Kesehatan Ibu Hamil pada Kelas Ibu Hamil di Desa Krandegan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. In Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) (Vol. 1, Issue 2).

Sajalia, H., Dewi, Y. L. R., & Murti, B. (2018). Life Course epidemiology on the determinants of stunting in children under five in East Lombok, West Nusa Tenggara. Journal of Maternal and Child Health, 3(4), 242-251.https://doi.org/10.26911/thejmch.2018.03.04.01

Sani, M., Solehati, T., & Hendarwati, S. (2019). Hubungan usia ibu saat hamil dengan stunted pada balita 24-59 bulan. Holistik Jurnal Kesehatan, 13(4), 284-291. https://doi.org/10.33024/hjk.v13i4.2016

Tedy Tulak, G., Saputri, E., & Wahyu Susanti, R. (2019). Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada wanita usia subur, ibu hamil dan ibu balita di kecamatan polinggona increase of knowledge about stunting prevention in women of childbearing age, pregnant women, toddler mothers in polinggona district. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.25077/logista.3.2.142-148.2019

Vinci, A. S., Bachtiar, A., & Galuh Parahita, I. (2022). Efektivitas Edukasi Mengenai Pencegahan Stunting Kepada Kader: Systematic Literature Review.

Jurnal Endurance, 7(1). https://doi.org/10.22216/jen.v7i1.822

Published
2025-10-16
How to Cite
Nugroho, A. P., Maryam, R., Nisa, A. A., Itsnaini, N., Fuada, K. E., Rini, P. A., Syakila, S., Arrokhman, A., Kiwangi, C. R., Febiyanti, A., Widyadana, Y. F., & Siallagan, J. V. A. (2025). Sosialisasi Pencegahan Stunting Dalam Rangka Meningkatkan Pemahaman Ibu Hamil Di Desa Pingit Kecamatan Rakit Kabuapten Banjarnegara. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 2449-2457. Retrieved from https://dmi-journals.org/jai/article/view/2003
Section
Articles