Pemetaan Daerah Rawan Bencana Banjir di Wilayah Ranomentaa Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka

  • Faisal Saputra Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Dinda Dinda Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Intan Mardani Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Verina Lutfia Anzar Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Herawati Herawati Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Nur Nisawati Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Astifan Astifan Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Widi Laksamana Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Nurlisa Nurlisa Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Kevin Kendrawan Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Hasrina Hasrina Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Ramlah Ramlah Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
  • Disa Arliwan Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia
Keywords: banjir, pemetaan wilayah, rawan bencana

Abstract

Abstrak: 

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan bencana banjir di Kelurahan Ranomentaa, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka. Wilayah ini dikenal memiliki intensitas curah hujan tinggi serta topografi dataran rendah yang menyebabkan tingginya potensi bencana banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan aparat kelurahan, serta dokumentasi data sekunder dari BMKG dan BPBD. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa terdapat beberapa titik lokasi yang termasuk kategori rawan tinggi, terutama di Dusun 02 dan Dusun 04. Faktor utama penyebab banjir adalah buruknya sistem drainase,serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Dampak banjir sangat dirasakan oleh masyarakat, mulai dari kerugian ekonomi, gangguan kesehatan, hingga terhambatnya aktivitas pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pembangunan infrastruktur drainase yang memadai, normalisasi aliran sungai, edukasi lingkungan bagi warga, serta penerapan sistem peringatan dini. Pemetaan wilayah rawan ini diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan kebijakan mitigasi bencana di tingkat lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ghifari, M. F., Rusba, K., & Ramdan, M. (2024). Kebijakan Penanggulangan Bencana Banjir Dan Kebakaran Di Kota Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 156–160.

Hidayat, A., Yorika, R., & Mustofa, U. (2024). Pemetaan Kawasan Rawan Bencana Banjir dan Penentuan Jalur Evakuasi dengan Metode Network Analysis di Kecamatan Sangatta Utara. Journal of Urban Planning Studies, 4(3), 213–219.

Jusuf, H., & NakoE, M. R. (2025). Analisis Spasial Titik Lokasi Dan Jalur Evakuasi Dalam Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana Banjir Kelurahan Biawu Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6), 3756–3767.

Kuba, M. S. S., Rumata, N. A., & Amal, C. A. (2024). Dampak Perubahan Lahan Terhadap Bencana Banjir di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Journal of Green Complex Engineering, 1(2), 99–106.

Nole, O. A., Ranimpi, Y. Y., & Tampake, T. (2024). Relevansi Ajaran Teodisi dan Kesejahteraan Spiritual pada Penyintas Trauma Bencana Alam di Palu. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 6(1), 73–87.

Nuraini, C. F., & Rahman, A. (2025). Implementasi Kebijakan Mitigasi Bencana Banjir Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 208–220.

Oetama, D., Erawan, M. T. F., Wahyudi, A. I., & Jali, W. (2025). Pemetaan Daerah Rawan Bencana Secara Partisipatif di Kelurahan Lalowaru, Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara. PUSAKA ABDIMAS, 123–128.

Saputra, R., Munandar, R. K., Santoso, H., Zibar, Z., Dodi, D., Al-Fikri, S. H., Hafidz, M., Ramadhani, H., & Lestari, F. P. (2025). Pemanfaatan Teknologi Geospasial Dalam Pemetaan Batas Dusun Dengan Pendekatan Partisipatif Masyarakat (Studi Kasus Desa Masbangun Kabupaten Kayong Utara). Jurnal Pasopati, 7(1), 12–18.

Seprianto, M., Anggo, M., Harudu, L., & Aldiansyah, S. (2024). Pemetaan Daerah Potensi Rawan Banjir Menggunakan Metode Overlay. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 9(4), 214–226.

Setiawan, A., Rusba, K., Ramdan, M., Saputra, D., & Swandito, A. (2024). Peranan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Dalam Menanggulangi Bencana Banjir Di Kota Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 42–48.

Published
2025-10-12
How to Cite
Saputra, F., Dinda, D., Mardani, I., Anzar, V. L., Herawati, H., Nisawati, N., Astifan, A., Laksamana, W., Nurlisa, N., Kendrawan, K., Hasrina, H., Ramlah, R., & Arliwan, D. (2025). Pemetaan Daerah Rawan Bencana Banjir di Wilayah Ranomentaa Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 2411-2417. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2046
Section
Articles