Edukasi Penggunaan Obat Steril Pada Siswa SD Negeri 01 Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara

  • Sasmita Nabila Syahril Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Harun Harun Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Dimas Dimas Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Rusdayanti Rusdayanti Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Ardiyanti Wardana Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Resky Aeni Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Hikmah Hikmah Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Rahman Rahman Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Jestin Jestin Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Sarratul Fatma Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Anisa Akbar Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Fatma Fatma Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
Keywords: edukasi kesehatan, obat steril, siswa sekolah dasar, simulasi

Abstract

Kesehatan anak usia sekolah dasar merupakan aspek penting dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami penggunaan obat steril non-parenteral seperti salep mata, tetes mata, tetes hidung, dan tetes telinga secara benar dan aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, pada tanggal 28–29 Juli 2025 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai penggunaan obat steril. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, wawancara, penyuluhan interaktif berbasis media visual, serta simulasi praktik menggunakan alat peraga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 46,2 menjadi 80,5 (kenaikan 74,2%). Lebih dari 90% siswa mampu mempraktikkan penggunaan obat steril sesuai prosedur yang diajarkan. Hasil ini sejalan dengan teori Health Belief Model, Piaget, Bandura, dan Cone of Experience, yang menekankan pentingnya pengetahuan, pengalaman konkret, serta pembelajaran berbasis praktik dalam membentuk perilaku kesehatan. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kognitif, tetapi juga keterampilan praktik siswa, serta mendapat dukungan positif dari guru dan petugas UKS. Disarankan kegiatan serupa diperluas ke kelas lebih rendah dan melibatkan orang tua, agar dampaknya lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Nuryati, R., dkk. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 5(2), 35–42.

Siregar, C. J. (2021). Farmasi klinik: Sediaan steril dan penggunaannya. Jakarta: EGC. Purwaningsih, E., & Melizsa, A. (2021). Peningkatan pengetahuan siswa SD melalui edukasi penggunaan obat aman. Jurnal Abdimas Kesehatan, 3(1), 44–51.

Pambudi, R., dkk. (2024). Edukasi penggunaan obat steril di komunitas Magetan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(1), 12–20.

Published
2025-12-04
How to Cite
Syahril, S. N., Harun, H., Dimas, D., Rusdayanti, R., Wardana, A., Aeni, R., Hikmah, H., Rahman, R., Jestin, J., Fatma, S., Akbar, A., & Fatma, F. (2025). Edukasi Penggunaan Obat Steril Pada Siswa SD Negeri 01 Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 3121-3127. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2287
Section
Articles