Pelatihan Penerapan Administrasi Rumah Sakit bagi Lulusan SMK Manajemen untuk Peningkatan Kompetensi Kerja
Abstract
Perkembangan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan menuntut tenaga administrasi yang memiliki kemampuan dalam pengelolaan data dan pelayanan berbasis aplikasi kesehatan. Namun, siswa dan alumni sekolah menengah kejuruan masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan aplikasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi administrasi kesehatan berbasis aplikasi kesehatan bagi siswa dan alumni Sekolah Menengah Kejuruan Labor Pekanbaru sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja di sektor pelayanan kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi perencanaan dan analisis kebutuhan, penyusunan dan validasi modul pelatihan, persiapan teknis, sosialisasi dan rekrutmen peserta, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung menggunakan aplikasi kesehatan sederhana yang umum digunakan dalam administrasi pelayanan kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari siswa kelas akhir dan alumni Sekolah Menengah Kejuruan Labor Pekanbaru dalam satu kelompok pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan. Rata-rata nilai pre-test peserta sebesar 55,4 meningkat menjadi 82,6 pada post-test. Peningkatan paling signifikan terlihat pada pemahaman fungsi aplikasi kesehatan dan kemampuan penggunaan aplikasi pendaftaran pasien. Manfaat yang diperoleh peserta meliputi peningkatan literasi digital kesehatan, pemahaman alur administrasi pelayanan kesehatan, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan aplikasi kesehatan sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan administrasi kesehatan berbasis aplikasi kesehatan dengan keterlibatan aktif peserta mampu meningkatkan kompetensi praktis dan kesiapan kerja siswa dan alumni sekolah menengah kejuruan secara signifikan, serta menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan nyata dunia kerja.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Tingkat pengangguran terbuka menurut tingkat pendidikan 2022–2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Handayani, T. (2020). Administrasi rumah sakit: Konsep dan implementasi. Jurnal Administrasi Kesehatan, 7(1), 22–30.
Kemendikbudristek. (2022). Revitalisasi pendidikan vokasi melalui program link and match dengan dunia industri. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nugroho, D. (2019). Pelatihan vokasi sebagai solusi peningkatan daya saing tenaga kerja. Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia, 4(1), 55–66.
Nugroho, D., Prasetyo, A., & Wibowo, R. (2022). Penguatan kompetensi lulusan pendidikan vokasi melalui pelatihan berbasis praktik dan teknologi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(3), 301–312.
Prasetyo, A. (2020). Pendidikan vokasi dan tantangan dunia kerja di era industri 4.0. Jurnal Vokasi Indonesia, 8(2), 101–110.
Prasetyo, A., & Nugroho, D. (2021). Kesiapan kerja lulusan SMK dalam menghadapi tuntutan industri 4.0. Jurnal Vokasi Indonesia, 9(2), 87–98.
Putra, A. (2021). Implementasi aplikasi kesehatan dalam pelayanan administrasi fasilitas kesehatan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 5(3), 88–97.
Putra, A., & Ramadhan, M. (2021). Transformasi digital administrasi pelayanan kesehatan berbasis aplikasi. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 6(2), 101–110.
Sari, D. P., Handayani, T., & Lestari, R. (2023). Pemanfaatan aplikasi kesehatan dalam meningkatkan efisiensi administrasi fasilitas pelayanan kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 45–56.
Susanti, R. (2021). Pendidikan vokasi dan tantangan dunia kerja. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(2), 145–153.
Susanti, R., Rahman, A., & Yuliana, S. (2021). Pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 28(2), 189–200.
Suryani, L., & Hidayat, T. (2020). Kompetensi tenaga administrasi kesehatan dalam mendukung mutu pelayanan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(4), 233–241.
World Health Organization. (2022). Digital health strategy and implementation framework. Geneva: World Health Organization.

