Sosialisasi Microplastik dan Bahayanya Bagi Masyarakat dan Lingkungan di Pesisir Pantai Labombo Kota Palopo

  • Yonerius Yonerius Politeknik Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Syarifuddin H Politeknik Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Hafifuddin Hafifuddin Politeknik Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Irvan Wahyudi Politeknik Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Masulin Bedrurai Politeknik Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Keywords: Masyarakat Pesisir, Microplastik, Pencemaran Plastik, Sosialisasi Lingkungan

Abstract

Pencemaran mikroplastik adalah masalah global yang sangat serius. Sampah plastik yang dibuang ke laut dapat terdegradasi menjadi mikroplastik dan berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, kami melakukan kegiatan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat pesisir Pantai Labombo tentang bahaya mikroplastik dan cara menjaga kebersihan pantai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat pesisir telah meningkat pemahamannya tentang mikroplastik dan dampaknya. Mereka juga menjadi lebih sadar akan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, serta mendukung upaya pelestarian ekosistem laut. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi mengenai mikroplastik yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pengurangan pencemaran plastik di wilayah pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, A.D., Frimawaty, E., & Dwiyitno. (2024). Behavior of coastal communities in dealing with microplastic pollution in salt ponds in Cirebon Regency. Journal of Character and Environment., 2(1), 65-79. https://doi.org/10.61511/jocae.v2i1.2024.780

Azharil, M. Y., & Paskah, I. (2023). BAHAYA SAMPAH PLASTIK DI LAUT BAGI MAHLUK HIDUP. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 6(2), 174–177. https://doi.org/10.62012/sensistek.v6i2.31704

Bayoglu, A.M., & Uncu, F. (2024). The Effect of environmental health education on microplastic pollution awareness. Public Health Nurs, 41(4), 760-767. https://doi.org/10.1111/phn.13322

Curren, E., Lee, A. E., Yu, D. C. Y., & Leong, S. C. Y. (2024). Progress in Research on Microplastic Prevalence in Tropical Coastal Environments: A Case Study of the Johor and Singapore Straits. Microplastics, 3(3), 373-389.

Ekosafitri, K.H., Rustiadi, E. & Yulianda, F. (2015). Pengembangan Wilayah Pesisir Pantai Utara Jawa Tengah Berdasarkan Infrastruktur Daerah. Jurnal Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Perdesaan, 1(2):145-157.

Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., ... & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 764-768.

Mistina, R.S., Tampubolon, I., Maruanaya, Y., Marei, S., Maitindom, F.A., Solissa, M.L. (2024). Sosialisasi Bahaya Sampah Mikroplastik pada Ekosistem Perairan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4559-4563. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4

Partini, A.R., (2022). Aksi Coastal Clean Up di Pantai Tanah Abang Desa Malaku Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. KREATIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 2(4), 65-69.

Published
2026-02-27
How to Cite
Yonerius, Y., H, S., Hafifuddin, H., Wahyudi, I., & Bedrurai, M. (2026). Sosialisasi Microplastik dan Bahayanya Bagi Masyarakat dan Lingkungan di Pesisir Pantai Labombo Kota Palopo. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(1), 537-541. https://doi.org/10.34697/jai.v6i1.3223
Section
Articles