PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI ZAMAN SERBA DIGITAL
Abstract
Pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk menerapkan nilai-nilai agama, moral, etika pada peserta didik melalui ilmu pengetahuan, dibantu oleh orang tua, guru, serta masyarakat yang sangat penting dalam pembentukan dan perkembangan karakter peserta didik.Setiap anak memiliki potensi yang baik sejak lahir, namun potensi tersebut harus terus diasah dan disosialisasikan dengan baik agar karakter setiap anak terbentuk dan berkembang secara maksimal.Di zaman serba digital ini juga anak dengan mudahnya menggunakan media digital. Zaman digital yang bukan hanya memiliki dampak positif, namun juga dampak negatif pun menjadi tugas sendiri bagi pendidik, orang tua dan masyrakat dewasa dalam membimbing dan memantau apa yang anak lakukan dengan media digitalnya tersebut, sehingga anak mampu memanfaatkan media digitalnya sebaik mungkin dan mendapatkan manfaat yang baik untuk dirinya dan hidupnya
Downloads
References
Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Dini Palupi Putri. (2018). Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar di Era Digital.AR- RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 2, (1), 38-48.
Megawangi, Ratna. Dkk. 2004. Pendidikan Karakter. Jakarta: Indonesia Heritage Fondation.
Muhammad Amran, Erma Suryani Suhabuddin, Muslimin. (2018). Peran Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Makasar: Seminar Nasional Administrasi Pendidikan dan Manajemen Pendidikan Hotel Remcy Makasar, 255.
Peraturan Presiden No 87 Pasal 2 Tahun 2017, Penguatan Pendidikan Karakter, (http://ditjenpp.kemenkumham.go.id/arsip/ln/2017/ps87-2017.pdf), (diakses pada 9 Januari 2020).
Salman Hasibuan. (2015). Budaya Media dan Partisipasi Anak di Era digital, Proceeding of International Post-Graduate Conference. Surabaya: Prodi S2 Komunikasi Universitas AIRLANGGA Surabaya, 833.
Samani, M & Hariyanto (2013). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Yulia Palupi. Digital Parenting Sebagai Wahana Terapi untuk Menyeimbangkan Dunia Digital dengan Dunia Nyata Bagi Anak. (Yogyakarta: Seminar Nasional Universitas PGRI Yogyakarta, 2015), 49.

