Aplikasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati (Biofertilizer) Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Dan Produksi Pertanian Yang Berkelanjutan
Abstract
Pertanian berkelanjutan adalah kegiatan yang memanfaatkan bahan alam seperti biofertilizer dan pupuk organik dengan meminimalkan penggunaan pupuk sintetik, untuk menjaga kesuburan alami tanah dan menghasilkan panen tinggi tanpa merusak lingkungan. Para petani di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dilatih membuat biofertilizer dan pupuk organik dari limbah pertanian untuk diaplikasikan pada tanaman sayuran di pekarangan mereka. Kegiatan ini didasarkan pada hasil survei kondisi desa Cinanjung serta permasalahan dan solusi yang mungkin diterapkan. Hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat setempat terbiasa menggunakan pupuk sintetik, padahal limbah pertanian dan rumah tangga memiliki potensi besar sebagai sumber daya untuk dijadikan pupuk hayati dan organik. Maka, ditetapkanlah kegiatan pelatihan pembuatan biofertilizer dan pupuk organik bagi petani Cinanjung yang tergabung dalam kelompok tani Nanjung Jaya. Pelatihan ini dihadiri sekitar 25 peserta dan dilakukan di balai pertemuan warga Desa Cinanjung. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya biofertilizer dan pupuk organik dalam pertanian berkelanjutan serta peningkatan keterampilan dalam membuat biofertilizer dan pupuk organik dengan memanfaatkan sumber daya setempat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim PPM dosen dan mahasiswa SITH ITB telah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Upaya ini berhasil meningkatkan produksi tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan bagi para petani di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
Downloads
References
Antony et al. (2019). Pemanfaatan trichoderma sp Sebagai Agnesia Hayati Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Journal Pemanfaatan Trichoderma Sp Sebagai Agnesia Hayati Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi , Jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Jambi, 29(1).
Benu, F. L., Lawa, Y., & Neolaka, Y. A. B. (2023). Mini Review: Peran Biofertilizer Pada Pertanian Lahan Kering. Jurnal Beta Kimia, 3(1). https://doi.org/10.35508/jbk.v3i1.11656
Bhattacharjee, R., & Dey, U. (2014). African Journal of Microbiology Research Biofertilizer, a way towards organic agriculture: A review. Academicjournals.Org, 8(24).
Bless, A., Davila, F., & Plant, R. (2023). A genealogy of sustainable agriculture narratives: implications for the transformative potential of regenerative agriculture. Agriculture and Human Values, 40(4). https://doi.org/10.1007/s10460-023-10444-4
Poveda, J. (2021). Insect frass in the development of sustainable agriculture. A review. In Agronomy for Sustainable Development (Vol. 41, Issue 1). https://doi.org/10.1007/s13593-020-00656-x
Raimi, A., Roopnarain, A., & Adeleke, R. (2021). Biofertilizer production in Africa: Current status, factors impeding adoption and strategies for success. In Scientific African (Vol. 11). https://doi.org/10.1016/j.sciaf.2021.e00694
Ritika, B., & Utpal, D. (2014). Biofertilizer, a way towards organic agriculture: A review. African Journal of Microbiology Research, 8(24). https://doi.org/10.5897/ajmr2013.6374

