Pembuatan Alat Penampung Ludah/Dahak Dan Pemberian Informasi Kesehatan Bagi Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Donggala
Abstract
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Donggala. Penderita TBC perlu membuang ludah/dahak dengan benar untuk mencegah penularan. Namun, banyak penderita TBC yang tidak memiliki alat penampungan ludah yang memadai dan belum mendapatkan edukasi kesehatan yang cukup. Kegiatan ini bertujuan untuk, menyediakan alat penampungan ludah yang ramah lingkungan bagi penderita TBC di Puskesmas Donggala dan memberikan edukasi kesehatan tentang cara membuang ludah/dahak yang benar dan pencegahan TBC kepada penderita TBC. Kegiatan ini dilakukan dengan cara, sosialisasi dan penyuluhan langsung kepada penderita TBC di Puskesmas Donggala serta Pembagian alat penampungan ludah kepada penderita TBC. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu tersedianya fasilitas alat penampungan ludah/dahak yang baik dan benar di Puskesmas Donggala, Penderita TBC telah mendapatkan edukasi tentang cara membuang ludah/dahak yang benar dan pencegahan TBC dan Sebanyak 40 unit alat penampungan ludah telah dibagikan kepada penderita TBC dan sudah dimanfaatkan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan pengadaan dan distribusi penampungan dahak serta edukasi kesehatan telah terlaksana dengan baik. Penderita TBC di wilayah kerja Puskesmas Donggala kini memiliki fasilitas penampungan dahak yang memadai dan telah mendapatkan edukasi tentang pengelolaan dahak dan praktik kesehatan yang benar.
Downloads
References
Adam, L. (2020). Pengetahuan Penderita Tuberkulosis Paru Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis. Jambura Health and Sport Journal, 2(1). https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i1.4560
Dewi, R. D. (2023). Edukasi Untuk Mencegah Penyakit Tuberculosis (TBC) Di Kalangan . Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri , 2-8. https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i1.4560
Hasina, S. N., Rahmawati, A., Faizah, I., Sari, R. Y., & Rohmawati, R. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2). https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.908
Izfaldi, M. (2022, September 16). Prevalensi penularan TBC di Sulteng mencapai 10.207 kasus. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/3121681/prevalensi-penularan-tbc-di-sulteng-mencapai-10207-kasus
Kesehatan RI, K. (2019). Infodatin tuberkulosis 2018. https://www.yumpu.com/id/document/view/62913384/infodatin-tuberkulosis-2018
Sari, G. K., Sarifudin, & Setyawati, T. (2022). Tuberkulosis Paru Post Wodec Pleural Efusion : Laporan Kasus. Jurnal Medical Profession (MedPro), 4(2).
WHO. (2019, October 17). Global Tuberculosis Report 2019. https://reliefweb.int/report/world/global-tuberculosis-report-2019
WHO. (2023). Global Tuberculosis
Report 2023. https://www.who.int/teams/global-tuberculosis-programme/tb-reports/global-tuberculosis-report-2023

