Prakondisi Lokasi Penanaman Sempadan Sungai Implementasi Jerman Forest Program IV di Kabupaten Mamasa
Abstract
Adanya kerjasama antara Pemerintah Republik Federal Jerman dengan Pemerintah Republik Indonesia yang dikelola melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengendalian DAS Dan Rehabilitasi Hutan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Karama. Tujuan dari program ini adalah pemanfaatan berkelanjutan dan pengembangan hutan serta pelestarian hutan primer untuk memperbaiki kondisi DAS, keanekaragaman hayati dan penghidupan di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat melalui kegiatan prakondisi calon lokasi penanaman sempadan sungai dengan tanam penahan erosi untuk mengetahui persepsi masyarakat penerima atau penolak kegiatan penanaman sempadan sungai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi studi wilayah, survei, focus group discuccion (FGD), dan penyajian data. Berdasarkan hasil studi dan survei, terdapat 6 desa menjadi kawasan prakondisi penanaman sempadan sungai dan adanya respon positif masyarakat yang mendukung kegiatan ini sebanyak 104 orang. Dengan adanya kegiatan PkM ini kelestarian lingkungan dapat terjaga melalui penetapan daerah sempadan sungai sebagai daerah penyeimbang kawasan darat dan sungai.
Downloads
References
Anantanyu. (2009). Partisipasi petani dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok petani. (Disertasi, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor).
Asdak, Chay. (2010). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Air Sungai: Edisi Revisi Kelima. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dwiwati, D. M., Suparta, N., & Putra, I. G., S., A. (2016). Dampak Teknik Penyuluhan Focus Group Discussion (FGD) Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap Dan Penerapan Penyuluh Dan Peternak Sapi Bali Di Bali. Majalah Ilmiah Peternakan, 19(1): 29-33
Kurniawan, Halim A. (2019). Penggunaan Tanah Sempadan Sungai Untuk Bangunan DI Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. (Skripsi, Universitas Negeri Semarang).
Kuswantoro, D. P., Junaidi, E., Handayani, W., Ruhimat, I. S., Utomo, B., Kuswandi, N., & Filianty, D. (2014). Kajian lanskap agroforestry pada DAS prioritas (DAS Cikawung). Ciamis: Balai Penelitian Teknologi Agroforestri.
Ruhimat, I. S. (2017).Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Dalam Pengembangan Usahatani Agroforestry : Studi Kasus Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 14(1); 1-17
Yani, A. (2016). Perubahan Penggunaan Lahan di Sepanjang Sempadan Batang Kuranji di Kota Padang. (Skripsi, Universtas Negeri Padang).

