Penyuluhan Kesiapan Menghadapi Menarche Guna Mengurangi Kecemasan Pada Anak SD

  • Ana Lestari Program Studi D3 Kebidanan, STIKES Griya Husada Sumbawa
  • Iga Maliga Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Griya Husada Sumbawa
  • Rafi’ah Rafi’ah Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Griya Husada Sumbawa
  • Asri Reni Handayani Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Griya Husada Sumbawa
  • Herni Hasifah Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Griya Husada Sumbawa
  • Nur Arifatus Sholihah Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Griya Husada Sumbawa
Keywords: Menarche, Kecemasan, Kesiapan menarche

Abstract

Menstruasi yang pertama kali terjadi pada remaja putri di sebut dengan Menarche. Remaja putri yang mengalami menarche akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Ketidakstabilan psikologis, emosi, dan rendahnya pengetahuan siswi Sekolah Dasar menjadikan siswi cemas, takut dan tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika mengalami menstruasi tersebut, tetapi mau tidak mau siswi tersebut harus siap menerima kondisi ini, oleh karena itu persiapan menjelang menstruasi penting untuk dipelajari untuk kesiapan jika menstruasi terjadi secara tiba-tiba. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswi Sekolah Dasar tentang Menarche. Penyuluhan ini dilakukan di SD Negeri Pungkit, Kecamatan Moyo Utara dengan jumlah peserta 27 siswi kelas V dan VI, pada tanggal 09 Juli 2024. Hasil yang diperoleh menunjukkan perubahan pengetahuan setelah mendapat penyuluhan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan tentang Menarche efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi untuk meningkatkan persiapan mereka sebelum menstruasi, kurangnya pengetahuan menyebabkan siswi tidak siap dalam menghadapi menarche. Peneliti menyarankan guru bekerja sama dengan Puskesmas untuk melakukan Pendidikan kesehatan secara teratur tentang menstruasi sehingga Siswi akan siap ketika mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, W. And Sari, K.I.P. (2018) ‘Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Menstruasi Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas Iv Dan V Sdi Darul Hikmah Krian Sidoarjo’, Jurnal Keperawatan, 1(7), Pp. 81–85. Available At: https://doi.org/https://doi.org/10.367 20/nhjk.v7i1.36.

Asih, A & Fauziah, N. (2017). Hubungan antara kontrol diri dengan kecemasan jauh dari smartphone (nomophobia) pada mahasiswa jurusan ilmu komunikasi fakultas ilmu sosial dan politik Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Empati, 6 (2), 15-20.

Badan Pusat Staistik (2020) Statistik Indonesia 2020. Jakarta. Available at: https://doi.org/1101001.

Badan Pusat Statistik (2021) Hasil Sensus Penduduk 2020, Penduduk Kota Batam 2020 1.196.396 Jiwa, Badan Pusat Statistik. Available at: https://batamkota.bps.go.id/pressrel ease/2021/03/02/388/hasil-sensus-penduduk-2020--penduduk-kotabatam-2020-1-196-396-jiwa.html.

Riskesdas (RKD). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2018.

Sisilia, S., Syahrul and Taqwallah (2017) ‘Hubungan Persepsi Anak Terhadap Peran Ibu dengan Tingkat Cemas Saat Menstruasi Pertama (Menarche) Pada Pelajar Kelas VII SMPN 1 Simpang Kiri Subulussalam Tahun 2016’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran, 1(2), pp. 42–48.

WHO. WHO Recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights. www-who-int.com. 2018.

Published
2024-06-30
How to Cite
Lestari, A., Maliga, I., Rafi’ah, R., Handayani, A. R., Hasifah, H., & Sholihah, N. A. (2024). Penyuluhan Kesiapan Menghadapi Menarche Guna Mengurangi Kecemasan Pada Anak SD. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 630-635. https://doi.org/10.53769/jai.v4i2.769