Implementasi Pembelajaran Inovatif Dalam Pencegahan Buta Aksara Pada Anak Pra Sekolah

  • Elen Bethania Pasaribu Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Serly Oktavia Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Ilham Akmaludin Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Firdaus Rizki Aditya Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Raisa Haffafa Diyanti Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Ananda Pramaditha P. A Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Kelenzia Nimas R. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Prastina Fika Lestari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Winda Amilia Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember, Jember, Indonesia
Keywords: Pengabdian masyarakat, pencegahan buta huruf, pembelajaran inovatif, anak prasekolah, modul Pembelajaran

Abstract

Rata-rata angka buta huruf di Jember pada tahun 2023 mencapai 89,285%. Berdasarkan data tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah buta aksara melalui pembelajaran inovatif untuk stimulus minat belajar masyarakat. Pengabdian masyarakat ini berupa serangkaian kegiatan seperti: kegiatan belajar mengajar, Kegiatan olahraga, mendongeng, literasi, dan latihan asah otak. Sasaran kegiatan ini adalah 18 anak usia prasekolah di Desa Suci. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan minat belajar anak-anak, yang diukur melalui desain wawancara yang mencakup peningkatan intensitas kehadiran anak-anak di sekolah. Kegiatan ini juga meningkatkan kepedulian dan keterlibatan orang tua dan guru dalam pencegahan buta aksara desa tersebut. Luaran dari kegiatan ini adalah modul pembelajaran inovatif yang dapat direplikasi di desa lain untuk mencegah buta aksara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ashadi, F. (2016). Pengembangan sumberdaya manusia dalam lembaga pendidikan anak usia dini. Jurnal Pembelajaran Fisika, 5(4), 717–729.

H Muslam. (2018). Globalisasi Dalam Pendidikan (Desain Kurikulum Yang Harus Dikembangkan Dalam Pendidikan Di Era Globalisasi). Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 1(12), 3–12.

Kemendikbud. (2015). Angka Buta Aksara Indonesia. Jakarta (ID).

Nurmaningsih, A., Norrahman, R. A., & Wibowo, T. S. (2023). Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Konteks Manajemen Pendidikan. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(1), 221–235.

Rodiyah, A., Dirlanudin, D., & Cadith, J. (2018). Analisis swot terhadap dinas pendidikan dan kebudayaan kota serang dalam menanggulangi pemberantasan buta aksara di kota serang. Doctoral Dissertation, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Siby, R., & Kasingku, J. D. (2024). Pengaruh Rekreasi sebagai Sarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 2(10), 416–424.

Wijaya, S. A., Susilo, D. K., & Sari, D. S. R. (2021). Faktor Penyebab Kurangnya Minat Anak Keluarga Nelayan Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi di Desa Puger Kulon Kecamatan Puger. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 2(13), 422–427.

Published
2024-09-01
How to Cite
Pasaribu, E. B., Oktavia, S., Akmaludin, I., Aditya, F. R., Diyanti, R. H., A, A. P. P., R., K. N., Lestari, P. F., & Amilia, W. (2024). Implementasi Pembelajaran Inovatif Dalam Pencegahan Buta Aksara Pada Anak Pra Sekolah. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 810-818. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.855