Penyuluhan Dalam Upaya Pencegahan Skoliosis Dini di SD MISS Elementary School

  • Luthfiyyah Putri Program Studi Profesi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
  • Ali Multazam Program Studi Profesi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
  • Tri Dewi Fransiska Puskesmas Kendalkerep Malang, Indonesia
Keywords: Punggung, Remaja, Skoliosis

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan berupa kelengkungan pada tulang belakang disertai dengan pembengkokan tulang yang berbentuk huruf S atau C. Skoliosis juga menyebabkan nyeri pada punggung. Hal yang menjadi tanda umum pada penderita skoliosis ialah badan condong pada satu sisi, tulang belikat yang menonjol, lengkungan tulang belakang yang nyata, tinggi pinggang yang tidak sama. Tujuan: Bertujuan untuk memberikan edukasi  kepada siswa-siswi  SD Miss Elementary School pentingnya pencegahan skoliosis secara dini. Metode: Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2023 yang bertempat di SD Miss Elementary School. Populasi dalam kegiatan ini sebanyak 9 siswa. Media penyuluhan berupa poster. Indikator penilaian menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Hasil: Terdapat peningkatan pemahaman siswa-siswi tentang pentingnya pencegahan scoliosis secara dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiana, N. E., Retno Wulan, R., Mei, R., & Malau, U. (n.d.). KONSEP DIRI REMAJA PENDERITA SKOLIOSIS (STUDI FENOMENOLOGI MASYARAKAT SKOLIOSIS INDONESIA DI KOTA BANDUNG) SELF CONCEPT ADOLESCENT WITH SCOLIOSIS (PHENOMENOLOGY STUDY OF MASYARAKAT SKOLIOSIS INDONESIA IN BANDUNG).

Pristianto, A., Mahendra, F. D., fauziyyah, I. nur, Irawan, N., Mulya, A., & Maharani, A. F. (2023). Edukasi Pola Duduk yang Benar untuk Mencegah Perubahan Postur Tulang Belakang Pada Siswa SD Gonilan 02. Prosiding University Research Colloquium, 61–66. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/2204

Schreiber, S., Parent, E. C., Hill, D. L., Hedden, D. M., Moreau, M. J., & Southon, S. C. (2019). Patients with adolescent idiopathic scoliosis perceive positive improvements regardless of change in the Cobb angle - Results from a randomized controlled trial comparing a 6-month Schroth intervention added to standard care and standard care alone. SOSORT 2018 Award winner. BMC Musculoskeletal Disorders, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12891-019-2695-9

Simanjuntak, C. A., & Gading, P. W. (2020). PEMERIKSAAN AWAL SKOLIOSIS PADA PELAJAR SLTP DI KOTA JAMBI.

Yagci, G., & Yakut, Y. (2019). Core stabilization exercises versus scoliosis-specific exercises in moderate idiopathic scoliosis treatment. Prosthetics and Orthotics International, 43(3), 301–308. https://doi.org/10.1177/0309364618820144

Zara Sugiyarti, & Adnan Faris Naufal. (2024). Hubungan Antara Beban Tas Terhadap Risiko Skoliosis Pada Anak Usia 9-12 Tahun di SDN Gonilan 02. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan , 2 (3), 145–152. https://doi.org/10.61132/obat.v2i3.395

Published
2024-09-30
How to Cite
Putri, L., Multazam, A., & Fransiska, T. D. (2024). Penyuluhan Dalam Upaya Pencegahan Skoliosis Dini di SD MISS Elementary School. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1208-1212. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.976