Makna Simbolik Dalam Lirik Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan Karya Bernadya : Analisis Semiotika Roland Barthes

  • Akhmad Yuli Firmansyah Universitas PGRI Wiranegera, Pasuruan, Indonesia
  • Sugianti Sugianti Universitas PGRI Wirangerara, Pasuruan, Indonesia
  • Ilmiyatur Rosidah Universitas PGRI Wirangerara, Pasuruan, Indonesia
Keywords: semiotika, Roland Barthes, lirik lagu bernadya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik yang terkandung dalam lirik lagu album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan karya Bernadya dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap bagaimana tanda-tanda dalam lirik lagu pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos membangun narasi emosional dan merefleksikan pesan-pesan ideologis yang lebih luas. Lirik dianalisis sebagai teks budaya yang tidak hanya menyampaikan ekspresi personal, tetapi juga representasi dari realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik tersebut merepresentasikan pengalaman emosional mendalam seperti kesedihan, kehilangan, kecemasan, dan perjuangan menerima kenyataan. Pada tingkat denotatif, lirik menggambarkan situasi sehari-hari seperti bangun tidur, menghadapi pagi, atau menerima perpisahan. Namun pada tingkat konotatif, makna tersebut berkembang menjadi simbol beban psikologis dan tekanan batin. Pada lapisan mitos, lirik mengungkap ideologi budaya yang telah mengakar, seperti tuntutan untuk segera pulih dari luka, keharusan bersikap kuat, serta konstruksi cinta romantis yang ideal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu Bernadya secara simbolik menantang narasi-narasi dominan dalam budaya populer dan memberikan ruang bagi ekspresi emosi yang jujur dan reflektif. Lagu-lagu tersebut memberi suara pada pengalaman pribadi yang penuh luka, sekaligus menjadi kritik terhadap norma-norma sosial seputar kesehatan mental, penyembuhan, dan cinta. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian musik populer, semiotika, dan kritik budaya, khususnya dalam memahami bagaimana musisi perempuan independen menyuarakan realitas emosional kontemporer melalui ekspresi puitis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bsa, K N M, Konferensi Nasional, Mahasiswa Bahasa, Sastra Arab, Prodi Bahasa, Sastra Arab, Fakultas Adab, and Humaniora-uin Sunan Ampel Surabaya. 2024. “KNM BSA (Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab) Prodi Bahasa Dan Sastra Arab Fakultas Adab Dan Humaniora-UIN Sunan Ampel Surabaya 2024 7 Oktober 2024.” (3): 1142–59.
Hall, Stuart. 1997. “Chapter Four the Spectacle of the ‘ Other .’” Representation: Cultural Representations and Signifying Practices: 223–79.
L Arifuddin. 2023. KABUPATEN BULUKUMBA ( AN ANALYSIS OF THE MEANING OF KALOMBA TRADITION SYMBOL AS A UNIFYING COMMUNICATION OF KAJANG LUAR COMMUNITY OF BULUKUMBA REGENCY ) LISA ARIFUDDIN PROGRAM MAGISTER ILMU KOMUNIKASI.
van Leeuwen, Theo. 2005. Introducing Social Semiotics Dimensions of Semiotic Analysis.
Lubis, Maymunah, and Syarif Hidayatullah. 2024. “Klasifikasi Emosi Pada Lirik Lagu Dalam Album Mengudara Karya Idgitaf: Kajian Psikologi Sastra.” INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 5(2): 329. doi:10.59562/indonesia.v5i2.61932.
Lustyantie, Ninuk. 2012. “Pendekatan Semiotika Model Roland Barthes Dalam Karya Sastra Prancis.” Seminar Nasional FIB UI: 1–15.
Ratnaduhita, Cintya, Edi Dwi Riyanto, and Johny Alfian Khusyairi. 2025. “Representasi Cinta Dalam Lirik Lagu Kupu-Kupu Oleh Tiara Andini: Analisis Semiotika Roland Barthes.” Promusika 13(1): 1–12. doi:10.24821/promusika.v1i1.15213.
Ruddin, Isra, Handri Santoso, and Richardus Eko Indrajit. 2022. “Digitalisasi Musik Industri: Bagaimana Teknologi Informasi Mempengaruhi Industri Musik Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer 2(01): 124–36. doi:10.47709/jpsk.v2i01.1395.
Shinta, Wurdiana. 2021. “Plagiarism Checker X Originality Report.” Jurnal Edudikara 2(2): 3–5.
Susanti, Dewi, and Guntur Sekti Wijaya. 2023. “Makna Tersembunyi Dalam Lirik Lagu " Sialnya , Hidup Harus Tetap Berjalan Karya Bernadya ": Sebuah Kajian Semiotika.” : 314–25.
Wulansari, Rahmawati. 2020. “Pemikiran Tokoh Semiotika Modern.” Textura Jurnal 1(1): 48.
Published
2025-08-29
How to Cite
Firmansyah, A. Y., Sugianti, S., & Rosidah, I. (2025). Makna Simbolik Dalam Lirik Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan Karya Bernadya : Analisis Semiotika Roland Barthes. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 2485-2500. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/1810
Section
Articles