Makna Gramatikal Antar Kalimat dalam Karangan Narasi Siswa Kelas VII D SMP Negeri 1 Amali

  • Kasmawati Universitas Muslim Maros
Keywords: Karangan narasi, kalimat, dan makna gramatikal

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui makna gramatikal antar kalimat. Dalam penelitian ini digunakan teknik baca dan catat yaitu peneliti membaca dan mengamati secara keseluruhan karangan narasi siswa. membaca dan mengamati karangan-karangan siswa, langkah berikutnya adalah mencatat. Langkah dalam mencatat adalah mengidentifikasi penggunaan aspek gramatikal antar kalimat yang ada dalam karangan narasi siswa. Dalam analisis ini dapat disimpulkan bahwa banyak menggunakan afiksasi atau pemberian imbuhan tetapi hanya beberapa jenis afiksasi yang digunakan seperti afiks jenis prefiks yaitu imbuhan yang terletak diawal kata, afiksasi jenis sufiks yaitu imbuhan yang terletak diakhir kata, dan afiks jenis konfiks yaitu imbuhan yang terletak diawal dan diakhir kata. Adapun jenis reduplikasi atau pengulangan kata yang digunakan dalam karangan banyak menggunakan pengulangan seluruh adalah pengulangan bentuk dasar secara keseluruhan, tanpa berkombinasi dengan pembubuhan afiks dan perubahan yang berkombinasi dengan pembubuhan afiks yaitu pengulangan bentuk dasar disertai dengan penambahan afiks secara bersama-sama atau serentak dan bersama-sama pula mendukung satu arti. Komposisi merupakan gabungan dua kata atau lebih yang menimbulkan makna baru dan penggunaan komposisi akan membentuk kata majemuk seperti dalam karangan yang telah dianalisis ditemukan kata makan siang, musim gugur, dan lain sebagainya.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaer, Abdul. 2002. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2009. Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka.

Departemen Pendidikan Indonesia. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Jakarta: Balai Pustaka.

Djajasudarma, T. Fatimah. 1999. Semantik 2, Pemahaman Ilmu Makna. Bandung: PT Refika Aditama Cipta.

Ikawati. 2013. Analisis Kesalahan Penggunaan Kosakata pada Karangan Narasi Siswa yang Berlatar Belakang Bahasa Betawi Kelas Vii Mts Negeri Parung Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013. Jakarta: Uin Syarif Hidayatullah.

Maman, Kh. U. 2002. Menggabungkan Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bogor: IPB.

Muslich, Masnur. 2007. Tata Bentuk Bahasa Indonesia Kajian ke Arah Tatabahasa Deskriptif. Malang: Bumi Aksara.

Nurudin. 2010. Dasar-dasar Penulisan. Malang: UMM Press.

Ramadhan, Andiarif. 2016. Pengertian, Jenis, dan Ciri-Ciri Karangan Narasi. Di unduh di Http//Www.Bimbelbahasaindonesia.Com/2016/01/Pengertian- Jenis-Dan-Ciri-Ciri-Karangan.Html. Tanggal 12 Desember 2017.

Ramlan, M. 1987. Sintaksis. Yogyakarta: Cv. Karyono.

Suparno dan Muhamad Yunus. 2006. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.

Tarigan, Henry Guntur.2008. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.

Bandung: Angkasa Bandung.

Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Published
2022-12-19
How to Cite
Kasmawati. (2022). Makna Gramatikal Antar Kalimat dalam Karangan Narasi Siswa Kelas VII D SMP Negeri 1 Amali. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 2(4), 500-508. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/369
Section
Articles