Simbol Alam sebagai Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang: Kajian Semiotika Roland Barthes

  • Sifa Yunita sari Universitas Islam Malang
  • Ari Ambarwati Universitas Islam Malang
  • Iwan Wahyudi Universitas Islam Malang
Keywords: simbol alam, kritik sosial, semiotika Roland Barthes, puisi, M. Aan Mansyur

Abstract

Puisi kontemporer tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi estetis, tetapi juga sebagai sarana penyampaian kritik sosial melalui penggunaan simbol-simbol yang bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi simbol alam serta mengungkap makna kritik sosial dalam kumpulan puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya M. Aan Mansyur melalui kajian semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika sastra. Sumber data primer berupa kumpulan puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi simbol alam, mengelompokkan tanda berdasarkan konsep denotasi, konotasi, dan mitos Roland Barthes, serta menafsirkan bentuk kritik sosial yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol alam, seperti pohon, langit, pelangi, api, badai, dan pagi, tidak hanya memiliki makna denotatif, tetapi juga mengandung makna konotatif yang merepresentasikan kerusakan lingkungan, krisis kemanusiaan, hilangnya nilai-nilai sosial, serta harapan terhadap kehidupan yang lebih baik. Dengan demikian, simbol alam dalam kumpulan puisi tersebut berfungsi sebagai media kritik sosial yang disampaikan secara metaforis dan memperlihatkan hubungan erat antara manusia, alam, dan realitas sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminuddin. 2018. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru.

Barthes, Roland. 2017. Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa. Yogyakarta: Jalasutra.

Faruk. 2020. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hidayat, Rahmat. 2022. “Kritik Sosial dalam Puisi Indonesia Kontemporer.” Jurnal Bahasa dan Sastra, 14(2), 120–131.

Isnaini, F. 2021. “Semiotika Roland Barthes dalam Kajian Sastra.” Jurnal Literasi, 5(1), 44–53.

Kurniawan. 2019. Semiotika Roland Barthes. Magelang: Yayasan Indonesia Tera.

Mansyur, M. Aan. 2022. Bahasa Pohon-Pohon Tumbang. Jakarta: Gramedia.

Nurgiyantoro, Burhan. 2018. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2019. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahmawati, N. 2021. “Simbol Alam dalam Puisi Modern Indonesia.” Jurnal Poetika, 9(2), 88–101.

Ratna, Nyoman Kutha. 2021. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sari, D. 2023. “Representasi Lingkungan dalam Puisi Kontemporer Indonesia.” Jurnal Sastra Indonesia, 12(1), 55–67.

Sobur, Alex. 2020. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 2016. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Yuliana, R. 2022. “Makna Konotasi dalam Puisi Kontemporer Indonesia.” Jurnal Humaniora, 10(3), 201–214.

Zulfikar, M. 2021. “Kajian Semiotika Sastra dalam Puisi Modern.” Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 11(2), 90–104.

Published
2026-08-04
How to Cite
Sifa Yunita sari, Ari Ambarwati, & Iwan Wahyudi. (2026). Simbol Alam sebagai Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang: Kajian Semiotika Roland Barthes. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3514-3522. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4195
Section
Articles