Perempuan dalam Bayangan Kolonialisme: Analisis Feminisme Poskolonial dalam Novel Cantik Itu Luka

  • Amanda Zahrotul Azaria Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
  • Sri Yanuarsih Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
  • I Wayan Letreng Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Keywords: Feminisme, Poskolonial, Cantik Itu Luka, Interseksionalitas, Agensi Subaltern, Warisan Kolonialisme

Abstract

Konstruksi kehidupan perempuan yang hidup dalam bayangan kolonialisme pada novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, didasarkan pada pentingnya sastra pascakolonial sebagai medium dekonstruksi sejarah dari sudut pandang subaltern. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berpendekatan Feminisme Poskolonial, data berupa dialog dan narasi dianalisis untuk mengidentifikasi persilangan opresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opresi terhadap perempuan hadir secara berlapis sebagai hasil dari interseksionalitas kekuasaan kolonial dan patriarki, yang menjadikan tubuh Dewi Ayu sebagai objek eksploitasi dan warisan kekerasan struktural. Kendati demikian, kesimpulan utama menegaskan bahwa subjek perempuan memanifestasikan berbagai bentuk agensi dan perlawanan (misalnya agensi negatif dan dekolonisasi estetika) untuk merebut kembali otonomi dan mendefinisikan realitas mereka sendiri dari narasi dominan yang opresif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, RU, & Andriyanto, OD (2024). Kecemasan Tokoh Utama Dalam Novel Canthing Karya Narko Sodrun Budiman Kajian Teori Psikologi Sastra Sigmund Freud. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya , 2 (5), 144-157.

Ashcroft, B., Griffiths, G., & Tiffin, H. (2003). Kekaisaran membalas: Teori dan praktik dalam literatur pascakolonial . Routledge.

Daulay, H., Sawitri, I., Damanik, F. H. S., Ivone, D., Pujiriyani, D. W., Syahara, A. F., ... & Sari, R. (2025). Perempuan: Dalam Bingkai Berbagai Perspektif Humaniora. Star Digital Publishing.

Fitriadin, F. Poskolonial Dalam Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan (Poskolonial Dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan). Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya (JBSP) , 11 (2), 224-235.

Kurniawan, E. (2018). Cantik itu luka. Gramedia Pustaka Utama.

Kusumaningtyas, A., & Kurniawan, R. (2025). Representasi Gender Dan Kekuasaan Dalam “Cantik Itu Luka” Melalui Artikula Si & Sang. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 511-525.

Maulidiyah, I. Karakteristik Realisme Magis dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MA/SMA (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah jakarta).

Mustafidah, D., & Nurmalisa, D. (2022). Kritik Sosial dalam Bingkai Realisme Magis pada Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Parafrasa: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 4(2).

Normalita, A., & Fauzi, A. (2021). Hibriditas, Mimikri, dan Ambivalensi dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan: Kajian Poskolonial. Alayasastra, 17(2), 175-191.

Putranti, Y. (2022). Komodifikasi Tubuh Perempuan Dalam Novel Telembuk; Dangdut Dan Kisah Cinta Yang Keparat Dan Bekisar Merah. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma diakses dari https://repository. usd. ac. id/38357/2/166322001_full. pdf pada tanggal, 28.

Putri, M. F., & Susanto, D. (2024). Modernitas Subjek Perempuan dalam Cantik Itu Luka (2002) Karya Eka Kurniawan: Kajian Kritik Sastra Feminis Pascakolonial (Modernity of Women Subject in Eka Kurniawan’Cantik Itu Luka (2002). Mozaik, 24(1), 55-70.

Saputra, A. D. (2011). Perempuan subaltern dalam karya sastra Indonesia poskolonial. LITERASI: Indonesian Journal of Humanities, 1(1), 16-30.

Shofiyah, D. I. N. H. (2019, November). Perlawanan perempuan dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan: tinjauan feminisme sosialis. In Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia (SENASBASA) (Vol. 3, No. 2).

Spivak, GC (2023). Bisakah kaum subaltern berbicara?. Dalam Imperialisme (hlm. 171-219). Routledge.

Wulandari, F. D. S., Yanuarsih, S., & Abadi, M. I. (2024). Inferioritas dan Superioritas Tokoh dalam Novel Hello Salma Karya Erisca Febriani: Kajian Psikologi Individual Alfred Adler. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 5(1), 67-87.

Published
2025-12-02
How to Cite
Amanda Zahrotul Azaria, Sri Yanuarsih, & I Wayan Letreng. (2025). Perempuan dalam Bayangan Kolonialisme: Analisis Feminisme Poskolonial dalam Novel Cantik Itu Luka . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 5217-5231. Retrieved from https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/2613
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>