Abstraksi Makna Cinta dalam Puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Struktural Saussure dan Ketidaklangsungan Ekspresi Riffatere

  • Rahma Zahira Panggabean Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Siti Syarifah Aini Nasution Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Tasya Rifana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Mhd. Isman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Keywords: Semiotika, Saussure, Riffaterre, Aku Ingin, Abstraksi Cinta, Strukturalisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan dekonstruksi dan abstraksi terhadap makna cinta dalam teks puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono melalui integrasi dua paradigma semiotika: strukturalisme Ferdinand de Saussure dan semiotika puisi Michael Riffaterre. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kesederhanaan diksi dalam teks mampu memproduksi signifikasi makna yang bersifat transenden dan metafisis. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik analisis isi, penelitian ini membedah relasi sinkronis penanda-petanda serta mekanisme ketidaklangsungan ekspresi yang meliputi penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural, teks ini membangun oposisi biner antara kehadiran verbal dan kedalaman substansial. Melalui analisis Riffaterre, ditemukan bahwa makna cinta dalam puisi ini diabstraksikan sebagai “ekstase ketiadaan,” di mana pengurbanan eksistensi subjek menjadi syarat mutlak bagi keabadian objek.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditya, O. (2016). Analisis puisi “Aku ingin” karya Sapardi Djoko Damono: Kajian stilistika. Jurnal Humaniora, 13(2).

Damono, S. D. (1994). Hujan bulan Juni. Grasindo.

Harfi, D. R. N., Sudrajat, R. T., & Kartiwi, Y. M. (2020). Analisis semiotika dalam puisi “Aku ingin” karya Sapardi Djoko Damono. Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi, 3(4).

Hidayat, R. (2019). Semiotika kesunyian dalam puisi-puisi Sapardi Djoko Damono. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 6(2), 112–125.

Isnaini, H. (2017). Analisis semiotika sajak “Tuan” karya Sapardi Djoko Damono. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2).

Marangga, S. (2020). Makna benda simbolik dalam kumpulan puisi Mahna Hauri karya Hasan Aspahani: Pendekatan semiotik Michael Riffaterre. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 4(4), 705–715.

Pradopo, R. D. (2007). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural dan semiotik. Gadjah Mada University Press.

Riffaterre, M. (1978). Semiotics of poetry. Indiana University Press.

Saussure, F. de. (1959). Course in general linguistics. Philosophical Library.

Suryadi, M. (2020). Estetika minimalisme dalam puisi Indonesia modern. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 8(1), 45–58.

Teeuw, A. (1984). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Pustaka Jaya.

Wahyudi, A. (2021). Analisis gaya bahasa dan semantik pada puisi “Aku ingin” karya Sapardi Djoko Damono. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(3), 889–901. https://doi.org/10.33059/aksara.v7i3.3456

Zhoafir, M., & Al Anshory, A. M. (2023). Semiotika Riffaterre puisi “Dongeng Marsinah” karya Sapardi Djoko Damono. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 12(2), 131–144.

Published
2026-08-20
How to Cite
Panggabean, R. Z., Nasution, S. S. A., Rifana, T., & Isman, M. (2026). Abstraksi Makna Cinta dalam Puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Struktural Saussure dan Ketidaklangsungan Ekspresi Riffatere . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3808-3813. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3699
Section
Articles