Kreativitas Morfologis Pada Ujaran Kritik Warganet Terhadap Kasus Pelecehan Seksual FH UI di Media Sosial X

  • Nagita Ayu Windorika Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Anisa Gita Putri Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Alya Ragil Ramadhani Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Dhynda Maulidya Putri Rizqita Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Hari Kusmanto Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Abdul Kholiq Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
Keywords: kreatifitas bahasa, haters, morfologi, mdeia sosial X, pembentukan kata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kreativitas bahasa haters di media sosial X dengan fokus pada aspek pembentukan kata, makna, dan fungsi kebahasaan dalam konteks kasus FH UI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi, dengan data berupa 10 komentar haters yang diperoleh dari unggahan publik di media sosial X dan dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas bahasa haters diwujudkan melalui proses modifikasi kata, pemendekan, akronim, blending, serta penggunaan bentuk nonbaku, dengan modifikasi kata sebagai bentuk yang paling dominan. Dari segi makna, ditemukan adanya pergeseran dari makna denotatif ke konotatif yang sarat dengan nilai emosional dan penilaian subjektif. Sementara itu, dari segi fungsi, bahasa haters berperan sebagai tindak tutur ekspresif yang digunakan untuk menyampaikan kritik dan sindiran secara tidak langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa haters merupakan bagian dari dinamika bahasa digital yang bersifat produktif, kontekstual, dan dipengaruhi oleh tujuan komunikasi penutur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, D., Husna, Ripai, M., Purba, S. A., & Simbolon, F. (2025). Variasi bahasa gaul pada Gen Z di platform TikTok sebagai cermin dinamika bahasa dalam konteks sosial digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 31024–31030.

Ardhana, M. R., Ahmad, M. R., & Rijal, S. (2021). Penggunaan variasi bahasa di media sosial Twitter: Kajian sosiolinguistik. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v4i1.1444

Azura, S., Rangkuti, R., & Nasution, E. H. (2025). English expressions frequently used by Indonesian social media “X” users: A morpho-semantic analysis. Prasasti: Journal of Linguistics. Universitas Sebelas Maret. https://jurnal.uns.ac.id/pjl

Chomsky, N. (1998). Language, language development and reading. https://chomsky.info/languageandpolitics/

Firmansyah, A., Ristiyani, R., & Roysa, M. (2023). Bentuk disfemisme pada komentar akun Instagram Mata Najwa melalui kajian teori Wijana & Rohmadi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 15–25. https://doi.org/10.56916/ejip.v2i1.204

Hayati, N. S. R., Sirulhaq, A., & Mahsun, M. (2025). Ujaran kebencian pada akun Instagram Willie Salim: Suatu kajian linguistik forensik. JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 84–97. https://doi.org/10.47709/jbsi.v5i01.5848

Kartika, D. A., Mualafina, R. F., & Prayogi, I. (2025). Proses pembentukan ragam gaul generasi Alpha di media sosial TikTok. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2103–2109.

Ningrum, D. J., Suryadi, & Wardhana, D. E. C. (2018). Kajian ujaran kebencian di media sosial. Jurnal Ilmiah Korpus, 2(3), 241–252.

Ratnasari, M., & Yuanita, A. (2025). Perubahan makna pada kosakata bahasa gaul Generasi Z dan Alpha: Studi kasus penggunaan media sosial. SAPALA, 12(2), 46–56.

Sepian, W. A., Hanifah, I., & Anjasmara, A. (2025). Analisis pembentukan kata bahasa gaul dalam kolom komentar di akun @unmagnetism pada media sosial X periode April–Mei 2025. Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 141–148. https://publication.uniku.ac.id/index.php/anafora

Sholikhah, Y. I., & Supadi. (2025). Analisis semantik dalam penggunaan bahasa gaul oleh Gen Z di media sosial. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 225–230.

Syahid, A., Muhlisin, & Fauzan, M. (2025). Tindak tutur ujaran kebencian bermuatan antargolongan di media sosial Indonesia: Kajian linguistik forensik. Mabasan: Masyarakat Bahasa & Sastra Nusantara, 19(1), 179–198. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.1037

Published
2026-09-12
How to Cite
Windorika, N. A., Putri, A. G., Ramadhani, A. R., Rizqita, D. M. P., Kusmanto, H., & Kholiq, A. (2026). Kreativitas Morfologis Pada Ujaran Kritik Warganet Terhadap Kasus Pelecehan Seksual FH UI di Media Sosial X. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4155-4163. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3724
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)